Langsung ke konten utama

Walau Zaman Serba Digitalisasi, Diskominfo Muara Enim Tetap Pertahankan Pemutaran Film Layar Tancap



  Walau zaman sudah serba digitalisasi, sebagai Dinas Instansi yang membidangi penyebarluasan informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Muara Enim tetap mengedepankan cara konvensional (kuno) dalam menyebarluaskan informasi yakni dengan menggelar pemutaran film layar tancap. Untuk saat ini, cara lama tersebut bisa dibilang masih efektif, terbukti dengan antusias masyarakat beramai-ramai mengerumuni layar putih berukuran 4×4 meter tersebut.

Kali ini masyarakat Desa Harapan Jaya Kecamatan Muara Enim yang sedang merayakan Hari Jadi Desa Harapan Jaya ke-33 tahun 2023 menjadi sasaran penyebarluasan informasi tersebut sembari menonton film perjuangan yang berjudul ‘Kadet 1947.’

Pemutaran film berlangsung di Balai Desa Harapan Jaya, Selasa malam (31/01) dengan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Jajaran Diskominfo Muara Enim, perwakilan beberapa perusahaan, Kepala Desa Harapan Jaya beserta perangkat, dan ratusan masyarakat Desa Harapan Jaya termasuk Mahasiswa KKN dari UIN Raden Fatah Palembang.

Informasi yang diberikan antara lain sosialisasi Aplikasi MANCE (Muara Enim Center), Radio Suara Muara Enim, sampai Media Sosial yang dimiliki Diskominfo Muara Enim seperti yang disampaikan oleh Sub Koordinator Pranata Humas Andrio Marino Onara selaku perwakilan Kadiskominfo Muara Enim Ardian Arifanardi.

Andrio mengatakan, jika masyarakat ingin mengetahui perkembangan (update) pembangunan Kabupaten Muara Enim, kegiatan Pemkab. Muara Enim, sampai kegiatan Bupati Muara Enim sehari-hari dapat dilihat di Aplikasi MANCE, Website Pemkab. Muara Enim di muaraenimkab.go.id, Instagram Pemkab. Muara Enim, dan Facebook Pemkab. Muara Enim. Selain itu juga jika ingin mendengar informasi secara langsung dapat membuka frekuensi Radio Suara Muara Enim di 97,04 FM atau melalui live streaming di Aplikasi Radio Suara Muara Enim.

“Jadi mudah bukan untuk mengetahui perkembangan pembangunan Kabupaten Muara Enim secara update,” ujar Rio yang hadir bersama Sub Koordinator Pranata Penyiaran Evi Sudiarti.
Tak lama, salah satu warga Desa Harapan Jaya (Wono 30th) bertanya kepada Andrio.

Pak, kalau mau menyampaikan laporan atau aspirasi dari kami kepada Pemkab. Muara Enim caranya bagaimana pak, apakah ada jalur khusus yang resmi pak ?, Andrio pun langsung menjawab, tentu ada yaitu melalui kanal resmi LAPOR-SP4N!.

“Saat ini semuanya sudah dipermudah dengan adanya dunia digital, misalnya jika ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi ataupun pengaduan terkait apapun dapat disampaikan ke situs LAPOR-SP4N! (https://www.lapor.go.id/), atau download aplikasi SP4N LAPOR! di Playstore dan juga bisa kirim SMS ke 1708 dengan format : Muara Enim (spasi) Isi Aduan. Jadi ingat, kalau mau melapor gunakanlah kanal resmi seperti yang saya sebutkan tadi, jangan melalui media lain yang sifatnya tidak resmi,” terang Andrio.

Alhamdulillah, cara konvensional ini pun mendapat respon positif dari masyarakat, malah ada yang ingin minta tambah lagi pemutaran filmnya, pungkas Andrio diakhir acara.

Sementara itu, Trimo Kepala Desa Harapan Jaya mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab. Muara Enim melalui Diskominfo yang telah memfasilitasi pemutaran film layar tancap, karena selain mendapat hiburan, masyarakatnya juga dapat mengetahui cara melapor yang baik dan cara update inormasi tentang perkembangan pembangunan di Kabupaten Muara Enim.

“Besar harapan kami, sinergitas yang terjalin baik ini dapat terus terjaga guna kesejahteraan masyarakat di Desa Harapan Jaya dan Kabupaten Muara Enim pada ummnya,” pungkas Trimo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...