Tren bisnis online di Soloraya diyakini tetap bergairah meski pandemi sudah mereda. Pergeseran perilaku konsumen, menekan operational cost hingga agresif ekspansi memperluas pangsa pasar menjadi alasan utama bisnis online bakal tumbuh subur. Selama pandemi lebih dari dua tahun, membuat banyak orang lebih nyaman belanja dari rumah. Masyarakat tak perlu keluar rumah menuju toko untuk berbelanja. Mereka bisa memanfaatkan beragam macam platform digital yang menawarkan kemudahan transaksi. Pada akhirnya, tren belanja online menjadi kebiasaan baru. Pakar Pemasaran Digital UNS, Ahmad Ikhwan Setiawan mengatakan bisnis online tetap prospektif meski kebijakan pembatasan sosial tak lagi diterapkan pemerintah. Banyak keuntungan dan manfaat bagi pelaku usaha yang menjalankan roda bisnis secara online. “Mereka tak perlu membangun toko, tak perlu merekrut karyawan atau satpam. Operational cost bisa ditekan seminim mungkin. Justru, pelaku bisnis yang sudah merintis berjualan s...
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia. Kami membantu para pelaku bisnis untuk menggunakan teknologi digital untuk membantu, mengembangkan bisnis dan bahkan transformasi ke dunia digital. Twitter: @digi-um. Whatsapp: 08121057533