Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Persero

Ciptakan UKM Mendunia, BNI Kolaborasi dengan Pemkot Semarang

Menguatkan usaha kecil dan menengah (UKM) tidak akan maksimal tanpa dukungan banyak pihak. Untuk itulah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah mengadakan sharing session bagi pelaku UKM Semarang untuk peningkatan kapabilitas dari sisi akses modal, akses pasar, dan akses digitalisasi. Upaya bersama memperkuat UKM tersebut dibungkus dalam program UKM Pemkot Semarang Go Global Bersama BNI. Acara tersebut dibuka di Gedung Weeskamer, Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/3/2021). Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Semarang meluncurkan fasilitas promosi gratis bagi pelaku UMKM di Kota Semarang melalui ToMbakIta, dengan tagline "Dodolan Munggah Kelas". Platform ini disusun sebagai upaya untuk membawa pelaku UKM agar go digital dan diharapkan dapat pula go internasional dalam me...

Holding BUMN yang Sehat, Langkah Tepat Hadapi Persaingan Global

Upaya pembentukan holding atau kluster pada badan usaha milik negara (BUMN) dinilai sangat relevan dan menjadi langkah tepat, termasuk untuk perusahaan dengan kondisi kinerja sehat guna menghadapi persaingan global. Kementerian BUMN berencana melakukan klusterisasai atau holding-isasi, yang dituangkan melalui Peraturan Menteri BUMN No.8/2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara Tahun 2020-2024. Selama periode 2015-2019, Kementerian BUMN telah melaksanakan beberapa program restrukturisasi. Program restrukturisasi tidak terbatas dilakukan untuk BUMN yang tidak sehat, tetapi juga untuk BUMN yang sehat guna meningkatkan skala ekonomi dan daya saing. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin menilai bahwa rencana kerja yang dilakukan Kementerian BUMN sudah tepat. "Saat ini sudah terlalu banyak perusahaan pelat merah yang model bisnisnya sangat mirip. Dan penggabungan pada perusahaan sehat justru sangat baik, karena tantang...

Strategi BGR Logistics Bangkitkan UMKM di Kala Pandemi Covid-19

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics sebagai BUMN penyedia jasa logistik di Indonesia terus mengupayakan bangkitnya sektor UMKM di Indonesia melalui aplikasi Warung Pangan. Direktur Keuangan & SDM BGR Logistics Irma Setyowati mengatakan aplikasi Warung Pangan dengan tagline “Belanja Mudah Diantar Sampai Rumah” sangat pro UMKM untuk menjembatani antara Hulu yaitu para petani, peternak dan nelayan dengan hilir yaitu UMKM atau Pemilik Usaha Warung. "Setelah Launching pada Agustus 2020 untuk daerah Jabodetabek dan Bandung, kami melihat bahwa memang tidak hanya UMKM di daerah itu saja yang membutuhkan kemudahan dalam mendapatkan stok bahan pangan," ujar Direktur Keuangan & SDM BGR Logistics Irma Setyowati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (1/3/2021). Pihaknya melakukan roadmap dan pertimbangan untuk menghadirkan Warung Pangan di Pulau Jawa di tahun 2021, dengan diawali dari kota Surabaya yang telah resmi dilaunching kemarin oleh Direkt...

BRI Cari Sumber Pertumbuhan Baru di Segmen Ultramikro

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso menegaskan, BRI berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). BRI akan terus mencari sumber pertumbuhan baru di segmen UMKM, terutama segmen mikro yang menjadi fokus bisnis perseroan. Ke depan, BRI bahkan menyentuh segmen yang lebih kecil lagi yakni ultramikro. Berdasarkan data riset Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, pada tahun 2018, terdapat 57 juta usaha UMKM di Indonesia, di mana 30 juta d iantaranya belum mendapat akses pendanaan formal. Dari 30 juta yang belum mendapatkan akses pendanaan formal tersebut, 5 juta di antaranya masih mendapatkan sumber pendanaan dari rentenir. Menurut Sunarso, di BRI saat ini terdapat 10,2 juta nasabah mikro, di mana 93% di antaranya masih merupakan kategori ultra mikro. Jumlahnya mencapai 9,5 juta dan outstanding kredit sebesar Rp 205 triliun. “BRI menyadari untuk memberdayakan dan mengembangkan segmen ultra mikro tersebut, dibut...

UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Lewat Digitalisasi, Ampuh Nggak?

 Pandemi COVID-19 dimanfaatkan oleh banyak pihak termasuk pemerintah untuk melakukan transformasi ekonomi dari yang konvensional menuju digital. Selama pandemi, masyarakat dibiasakan bersosialisasi melalui teknologi digital. Hal itu menyusul kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat demi menekan angka penyebaran COVID-19. Transformasi ekonomi konvensional menuju digital pun dianggap ampuh bagi pelaku UMKM untuk tetap mempertahankan bisnisnya di tengah ketidakpastian. Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (AKUMINDO) Ikhsan Ingratubun mengatakan, UMKM dipastikan akan bisa bertahan apabila mampu bertransformasi. Transformasi dimaksud adalah pertama, berbisnis secara digital. Kedua, bertransformasi dalam hal model bisnis yaitu tidak hanya memperdagangkan barang melainkan juga jasa. Dia mencontohkan seperti pelaku UMKM maupun pedagang kelontong yang menjadi agen BNI. "Apa yang dilakukan BNI sangat tepat karena tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi menambah nilai bagi debiturnya, dalam...

Industri Otomotif Diprediksi Pulih pada Semester II 2021

Otomotif adalah salah satu industri yang terpukul pandemi COVID-19. Hal ini terlihat dari wholesales (penjualan pabrik ke diler) untuk penjualan mobil baru selama 2020 yang turun 48,3 persen dari 1.030.126 unit pada 2019 menjadi 532.027 unit. Penurunan itu tidak hanya mendera industri roda empat, melainkan seluruh ekosistem yang terikat di dalamnya, mulai dari bahan baku, suku cadang, industri kecil menengah (IKM) sektor komponen, aksesoris, hingga lembaga pembiayaan (leasing) turut terseret imbas pandemi COVID-19. Khusus sektor otomotif, pertumbuhan diprediksi akan menggeliat pada kuartal II 2021, dengan asumsi pemulihan di berbagai sektor akan mendorong roda ekonomi, sehingga pola konsumsi masyarakat pun berangsur-angsur naik. Direktur lembaga pembiayaan Mandiri Tunas Finance (MTF), anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero), Harjanto Tjitohardjojo memprediksi minat konsumsi akan naik didorong adanya "pertumbuhan industri otomotif semester II 2021 dan pendistribusian vaksin COVID...

PROJECT VISIT VIRTUAL STADION BANTEN

 PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia melakukan Project Visit secara virtual terhadap progress pembangunan proyek Stadion Banten.  Pembangunan proyek stadion ini berada di Kawasan Sport Centre Banten yang memiliki luas lahan keseluruhan seluas 60 hektare (ha). Proyek pembangunan Stadion Banten berlokasi di Jalan Raya Pandeglang, Serang, Banten ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 874 miliar.  Penyelenggaraan Project Visit Virtual ini merupakan salah satu komitmen manajemen Perseroan dalam memonitor kualitas pekerjaan dan pengendalian di proyek. Sumber: https://www.neraca.co.id/article/142155/project-visit-virtual-stadion-banten Kata siapa UMKM tidak perlu melek keamanan siber (cybersecurity) ? Kami akan membahasnya bersama pak Didi Nurcahya, ITIL®, GSEC - di 16 Feb 2021, pastikan anda terdaftar di https://s.id/eventcerdas16feb .

Sepanjang 2020, Pertamina Borong Produk UMKM hingga Rp4,4 Triliun

 PT Pertamina (Persero) mencatat nilai transaksi belanja Pertamina Grup pada produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) selama 2020 mencapai Rp4,5 triliun. Belanja tersebut dilakukan melalui pengadaan secara elektronik (E-Proc) sebesar Rp4,4 triliun dan Pasar Digital (PaDi) UMKM sebesar Rp1,16 miliar. Transaksi Pertamina Group kepada UMKM meliputi 23 bidang usaha antara lain pengadaan dan sewa peralatan-mesin, jasa konstruksi dan renovasi, material konstruksi, pengadaan dan sewa perlengkapan-furnitur, jasa ekspedisi dan pengepakan, jasa perawatan peralatan dan mesin, jasa advertising, catering, hingga jasa travel dan akomodasi. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan sebagai perusahaan nasional, Pertamina mewujudkan keberpihakan pada UMKM sebagai bentuk investasi sosial untuk memberikan nilai tambah kepada UMKM. Upaya ini diharapkan akan menumbuhkan kepercayaan serta memberikan dampak positif terhadap keberkelanjutan usaha bagi Pertamina. Nicke mengatakan Pertamina m...

Transaksi Rp 4,4 T, Ini Bukti Keberpihakan Pertamina ke UMKM

  PT Pertamina (Persero) membuktikan keberpihakannya pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan mencatat nilai transaksi belanja Pertamina Grup pada UMKM selama 2020 mencapai sekitar Rp 4,4 triliun yang diperoleh melalui pengadaan secara elektronik (E-Proc) sebesar Rp 4,4 triliun dan Pasar Digital (PaDi) UMKM sebesar Rp 1,16 miliar. Transaksi Pertamina Group kepada UMKM meliputi 23 bidang usaha antara lain pengadaan & sewa peralatan-mesin, jasa konstruksi & renovasi, material konstruksi, pengadaan & sewa perlengkapan-furniture, jasa ekspedisi & pengepakan, jasa perawatan peralatan & mesin, jasa advertising, catering hingga jasa travel dan akomodasi. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan sebagai perusahaan nasional Pertamina mewujudkan keberpihakan pada UMKM sebagai bentuk investasi sosial untuk memberikan nilai tambah kepada UMKM dan diharapkan akan menumbuhkan kepercayaan serta memberikan dampak positif terhadap keberkelanjutan usaha bagi...

BRI Cari Pertumbuhan Baru Segmen UMKM

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkontribusi dalam pengembangan dan pemberdayaan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari besarnya rasio pembiayaan yang disalurkan perusahaan terhadap sektor ini dan rasionya ditargetkan akan terus bertambah ke depannya. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pada kuartal tiga 2020, penyaluran kredit BRI ke segmen UMKM sebesar 80,65 persen dari total kredit perseroan. Adapun capaian ini lebih cepat terwujud dibanding target awal perseroan yang memproyeksikan penyaluran pembiayaan sebesar 80 persen pada 2022. “Setelah target tersebut tercapai, BRI berkomitmen tetap meneruskan penyaluran kredit dan pemberdayaan UMKM hingga mencapai 85 persen ke depannya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (20/1). Untuk memperbesar dukungan dan pemberdayaan bagi UMKM dan pelaku usaha ultra mikro, BRI semakin mendorong digitalisasi proses penyaluran pembiayaan. Melalui digitalisasi, pelayanan keuangan secara cepat dan ...

BUMN akan Bentuk Holding Pembiayaan dan Pemberdayaan Ultra Mikro

  Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pemerintah berencana membentuk holding BUMN untuk pembiayaan dan pemberdayaan Ultra Mikro (UMi). Pembentukan holding BUMN untuk pemberdayaan UMi bertujuan menciptakan ekosistem agar semakin banyak lagi pelaku usaha ultra mikro yang terjangkau layanan keuangan formal. Integrasi BUMN pada holding ini diharap menciptakan efisiensi biaya dana (cost of fund) dari BUMN terlibat, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). "Tentunya dengan ekosistem sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM cost of fund dari ekosistem ini bisa kami buat lebih rendah," kata Kartika dalam diskusi Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional, Senin, 18 Januari 2021. Kartika juga menuturkan, holding ini juga merupakan bentuk sinergi jaringan sehingga ekspansi usaha bisa dil...