Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Pemprov

Pentingnya Transformasi Digital untuk UKM Menurut Gubri Syamsuar

Percepatan transformasi digital dari sisi kegiatan usaha kecil dan mikro merupakan peluang untuk meningkatkan penjualan. Yang mana saat ini transformasi digital telah merambah seluruh sektor termasuk unit usaha hanya melalui satu genggaman handphone. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar dalam acara Pengukuhan dan Penandatangan SK TP2DD Provinsi Riau, TP2DD Kota Pekanbaru dan TP2DD Kabupaten Kampar di Gedung Daerah Riau belum lama ini. Dengan dimulainya era digital saat ini, Gubri Syamsuar mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berupaya melakukan percepatan transformasi digital sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.  "Dengan memanfaatkan teknologi informasi dapat mengubah kondisi masyarakat menuju keadaan yang lebih baik dan sejahtera," kata Gubri. Sambung dia, teknologi informasi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah inovasi dalam usaha kecil yang berpotensi menciptakan kewirausahaa...

Perpres 10/2021 Diyakini Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Bali

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengatakan, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengizinkan investasi untuk komoditas minuman beralkohol mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali. "Dengan berlakunya Perpres Nomor 10 Tahun 2021, memberikan peluang usaha bagi masyarakat Bali melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan minuman fermentasi dan atau destilasi khas Bali guna memenuhi kebutuhan pasar domestik, dan pasar bagi wisatawan, serta ekspor,” ujar Wayan Koster, Selasa (2/3/2021). Wayan Koster menjelaskan, secara nasional minuman beralkohol 80% beredar di Bali, karena Bali merupakan daerah kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang membutuhkan minuman beralkohol cukup tinggi. Selama ini, kebutuhan minuman beralkohol di Bali dipenuhi oleh produk impor (92%), dan hanya 8% diproduksi di Bali. "Hal ini terjadi karena usaha mi...