Para pemimpin bisnis di Kota Davao ingin mendapatkan kembali momentum pertumbuhan yang hilang tahun lalu karena pandemi virus korona, dengan digitalisasi dan hubungan perdagangan yang lebih kuat di kelompok sub-regional yang dikenal sebagai Area Pertumbuhan Asia Timur (EAGA) di antara prioritasnya. “Perekonomian Davao dan Mindanao perlu bangkit kembali dan kehilangan momentum sebelum epidemi,” kata Maria Lourdes Monteverdi pada hari Jumat setelah secara resmi mengambil alih kursi Kamar Dagang dan Industri Kota Davao untuk tahun ini. Output ekonomi kawasan Davao terus meningkat antara 2017 dan 2019, dengan PDB regional tercatat 900,4 miliar peso pada 2019, terutama didorong oleh perdagangan grosir dan eceran, menurut Otoritas Statistik Filipina. Output daerah dalam dua tahun terakhir masing-masing adalah 785,1 miliar peso dan 841,4 miliar peso. Ms Monteverdi mengatakan adopsi teknologi digital sangat penting untuk kelangsungan hidup usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM). “Kamar terseb...
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia. Kami membantu para pelaku bisnis untuk menggunakan teknologi digital untuk membantu, mengembangkan bisnis dan bahkan transformasi ke dunia digital. Twitter: @digi-um. Whatsapp: 08121057533