Industri jasa keuangan berbasis financial technology (fintech) terus menjamur di Indonesia. Lantas, apakah perkembangan itu menjadi ancaman bagi perbankan? Praktisi Perbankan Abiwodo mengatakan kehadiran fintech bisa memberikan dampak positif bagi perbankan untuk memberikan akses yang lebih luas. Itu bisa terjadi jika keduanya berkolaborasi dan saat ini dianggap merupakan langkah yang tepat. "Tak sedikit yang menganggap bahwa kolaborasi perbankan dan fintech mampu menguatkan ketahanan perbankan dengan baik," kata Abiwodo dalam keterangan tertulis, Minggu (8/1/2023). Abiwodo menjelaskan proporsi sumber pembiayaan fintech dari perbankan sebesar 46% pada Oktober 2022, naik 44% pada bulan sebelumnya. Kolaborasi yang diberlakukan oleh pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut hasilnya dinilai baik dan harus terus dikembangkan. Perbankan sendiri memiliki kewajiban dalam menyalurkan pembiayaan sebagai modal UMKM sedikitnya 20% pada 2022 dan 25% pada 2023. Dengan adanya pe...
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia. Kami membantu para pelaku bisnis untuk menggunakan teknologi digital untuk membantu, mengembangkan bisnis dan bahkan transformasi ke dunia digital. Twitter: @digi-um. Whatsapp: 08121057533