Dalam masa pandemi Covid-19, perempuan pengusaha perlu melakukan inovasi dan pemahaman digitalisasi yang baik. Cara ini yang akan membuat bisa bertahan dari pandemic. Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Dyah Anita Prihapsari. Perempuan yang biasa disapa Nita Yudi ini mengungkapkan, ekonomi UMKM salah satu usaha yang terdampak atas kombinasi risiko penularan Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB / PPKM) sebab telah membuat omset turun drastis dan sangat mempengaruhi kinerja usaha. “Untuk bertahan kita perlu inovasi serta pemahaman tentang digitalisasi, secara baik,” kata Nita, dalam siaran persnya, Rabu (10/2). IWAPI pada Rabu (10/2) menyelenggarakan syukuran ulang tahun ke-46 secara virtual. Pada ulang tahun kali ini, IWAPI mengusung tema: "Tantangan Digitalisasi dan Finansial sebagai Resiliensi Perempuan Pengusaha bangkit dimasa pandemi dan di Era New Normal". Kuncinya, lanjut Nita, harus mampu beradaptasi. Sehi...
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia. Kami membantu para pelaku bisnis untuk menggunakan teknologi digital untuk membantu, mengembangkan bisnis dan bahkan transformasi ke dunia digital. Twitter: @digi-um. Whatsapp: 08121057533