Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hybrid

BRI Buka-bukaan Soal Strategi Hybrid dan Inklusi Keuangan

  Peningkatan inklusi keuangan masyarakat Indonesia masih menjadi perhatian pemerintah dan ditargetkan bisa mencapai 90% di 2024. Target ini dinilai cukup ambisius karena hampir setengah dari populasi di Indonesia disebut masih  unbanked,  sedangkan beberapa dari mereka yang memiliki rekening bank masih  underbank. Di era digitalisasi ini, target pencapaian inklusi keuangan diharapkan bisa melaju lebih cepat. Pasalnya, digitalisasi disebut sebagai game changer dalam membangun akses keuangan yang lebih inklusif. Meski digitalisasi menjadi  game changer,  diperlukan strategi dan inovasi untuk menjangkau masyarakat  unbanked  secara lebih luas. Misalnya saja konsep  hybrid bank , yang dinilai efektif meningkatkan inklusi keuangan. Strategi inilah yang telah diterapkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) untuk lebih dekat dengan masyarakat, dan meningkatkan inklusi.  Hybrid bank  berarti memadukan transformasi digital den...

HPE Proliant Gen11 Dirilis, Jawab Kebutuhan Era “Hybrid”

  Hewlett Packard Enterprise (HPE) baru saja merilis portofolio terbarunya yaitu HPE ProLiant Gen11, yang secara khusus didesain untuk lingkungan hybrid yang menjadi tren di bisnis era modern ini. Hybrid merupakan gabungan dari sistem Edge Computing dan Cloud Computing, memungkinkan perusahaan untuk menggunakan sumber daya IT on-premise (di lokasi) dan off-premise (di cloud) secara terpadu, sehingga meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan skalabilitas. Tentunya HPE ProLiant Gen11 adalah generasi penerus dari HPE Proliant Gen10, yang dirilis sebelumnya di tahun 2017. HPE ProLiant Gen11, membawa berbagai peningkatan dari segi dukungan hardware dan juga fitur-fitur terbaru. Salah satu peningkatan utamanya yaitu hadir dengan dukungan prosesor server Intel Xeon generasi terbaru “Sapphire Rapids”, dan juga AMD EPYC ”Genoa,” yang tentunya memiliki performa yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Ini juga telah memilki dukungan untuk memori generasi terbaru DDR5, interface PCIe 5...

Ninja Xpress Tingkatkan Kualitas Materi Pelatihan Bisnis UKM Berbasis Hybrid Learning

  Setelah menyediakan materi tips dan rahasia berbisnis untuk UKM melalui blog, Ninja Xpress meningkatkan kualitas materi pelatihannya dengan menyediakan hybrid learning bersama Terampil.com. Kemitraan Ninja Xpress bersama Terampil.com memberikan UKM akses ke berbagai pelatihan bisnis yang bersertifikasi serta dibawakan oleh trainer kelas dunia secara gratis.    Selama ini, tips dan rahasia berbisnis di blog Ninja Xpress telah menjadi referensi shipper untuk menjalankan bisnisnya di marketplace maupun social commerce Hal ini terbukti dari jumlah kunjungan https://blog.ninjaxpress.co/ yang mencapai lebih dari 4000 kunjungan setiap bulannya dengan artikel tentang Biaya Beriklan di TikTok menjadi artikel yang paling banyak dibaca. Melihat hal ini, Ninja Xpress memahami bahwa shipper masih sangat membutuhkan pelatihan yang dapat membantu mereka dalam berjualan.  Andi Djoewarsa, CMO  Ninja Xpress menjelaskan, “Tips bisnis di blog Ninja Xpress sangat dinanti dan ...

Nasabah Menempuh Perjalanan Transformasi Digital via Strategi Hybrid BRI

  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menggunakan strategi hybrid bank dalam melakukan transformasi bisnis proses, inovasi model bisnis, serta tata kelola jaringan kerja dengan memadukan kapabilitas digital, jaringan fisik serta layanan penasihat keuangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha. Arga menjelaskan bahwa harmonisasi ketiga hal tersebut akan menghadirkan layanan perbankan yang terintegrasi dan tersedia sesuai customer journey masyarakat Indonesia. “Hal ini senada dengan komitmen BRI untuk menyediakan layanan perbankan yang cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat”, katanya. Hingga per Desember 2022, kanal digital BRI sudah dipakai mencapai 98,41% dibandingkan yang konvensional sebesar 1,59%. “Jadi, mayoritas nasabah BRI tidak lagi bertransaksi melalui unit-unit kerja fisik, tetapi lebih ke arah transaksi elektronik menggunakan digital channels kami,” tambahnya. Dalam hal ini, BRImo menjadi produk andalan BRI...

Ini Konstribusi Pendapatan Metrodata Electronics (MTDL) pada Tahun 2023

  PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mengincar kenaikan pendapatan dan laba bersih sebesar 10% di sepanjang 2023. Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja mengungkapkan perseroan optimis di tahun 2023 akan dapat meraih pertumbuhan pendapatan dan pertumbuhan laba bersih 10%.  “Target tersebut dicanangkan dengan mempertimbangkan dampak dari situasi ekonomi makro yang diperkirakan akan bergejolak tahun ini,” ungkap dia  Perseroan melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka sehingga ekspansi bisnis tetap dilakukan. Ia pun memproyeksikan pendapatan tahun ini akan didorong dari kontribusi penjualan oleh unit bisnis Perseroan, yaitu Distribusi Digital, Solusi dan Konsultasi Digital. MTDL juga melihat peluang bisnis penjualan perangkat dan Cloud tahun ini akan tetap prospektif. Hal itu melihat tren transformasi digital saat ini yang berlanjut agar para pelaku bisnis bisa tetap relevan di industri masing-masing.   Dari bisnis cloud, Metrodata menggandeng kerja sama deng...