Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Gojek

Digitalisasi Tak Terelakkan, BRI Semakin Kuatkan Ekosistem UMKM

Arus digitalisasi yang makin tak terelakkan pasca merebaknya pandemi Covid-19 mendorong urgensi pengembangan ekosistem bisnis semakin meningkat. Melalui pembentukan ekosistem, pengembangan bisnis di berbagai sektor usaha dapat dilakukan secara lebih efisien, efektif, dan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pelaku usaha. Menyadari hal tersebut, BRI terus mendorong proses pembentukan ekosistem untuk membantu pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam ekosistem ini, BRI berupaya melayani dan menjembatani kebutuhan layanan keuangan seluruh pelaku usaha UMKM dan ultra mikro. “Dengan era digital ini mau nggak mau kita memang harus fokus di ekosistem. Sekarang ini ada 57 juta UMKM. Dari 57 juta itu, yang sudah terlayani oleh lembaga keuangan secara layak itu 12 juta saja. Sementara ada 15 juta pelaku UMKM sudah terlayani lembaga keuangan formal tapi belum layak,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso. Berdasarkan data yang dihimpun BRI, saat ini masih ada 30 juta pe...

Gojek Ingin UMKM Indonesia Makin Canggih

 Gojek yang berawal dari aplikasi penyedia transportasi online memperluas pasarnya dan memberi kontribusi lebih bagi perekonomian digital untuk UMKM. Apalagi. pandemi yang menerpa masyarakat secara mendadak dan tidak semua siap beradaptasi, terutama bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Padahal, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi menyampaikan beberapa fakta menarik mengenai UMKM di konferensi pers “Tetap Melaju Bersama Gojek: Kilas Balik 2020 dan Tren Usaha 2021” (9/2/2021). Dia menyatakan bahwa terdapat 3,2 juta UMKM yang telah onboarding  per 15 November 2020. “Upaya penguatan kapasitas UMKM tidak akan berjalan lancar tanpa kolaborasi dan kerjasama yang kuat dari seluruh pihak terkait. Untuk itu, pemerintah saat ini melakukan berbagai program yang bersifat lintas sektor dan bekerjasama dengan swasta untuk menjaga roda perdagangan terus berjalan," ujarnya. Pihak yang turut berkontribusi dalam peningkatan jumlah da...

Mendag Sebut Digitalisasi UMKM Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pandemi Virus Corona memukul hampir seluruh sektor ekonomi dan UMKM menjadi pihak yang terpukul paling telak. Hal tersebut terlihat dari menurunnya daya beli masyarakat yang sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM. "Bantuan untuk pelaku UMKM di masa pandemi perlu menjadi perhatian semua pihak. Seperti yang disampaikan oleh Presiden kita harus memanfaatkan krisis yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 menjadi lompatan kesempatan," ujar Lutfi dalam acara Tetap Melaju Bersama Gojek, Jakarta, Selasa (9/2/2021). Lutfi mengatakan, saat ini banyak konsumen yang beralih melalui platform online. Oleh karena itu, pemanfaatan perdagangan online adalah solusi aplikatif yang dapat diadopsi di masa pandemi. UMKM yang merupakan tulang punggung Indonesia, mengarah ke digital merupakan solusi membantu UMKM. "Tidak hanya beradaptasi tetapi juga mengembangkan usahanya ditengah tantangan ekonomi yang terdampak pandemi. O...

Solusi Membantu Pelaku Usaha Mikro Bertahan di Masa Pandemi, Salah Satunya dengan Pelatihan Online Digital Marketing

Pelaku usaha mikro merupakan salah satu pilar penting dalam sektor perekonomian nasional yang terdampak cukup signifikan, dari situasi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hampir 1 tahun terakhir. Sebelumnya, sebagian dari mereka berjualan melalui toko fisik yang dapat dikunjungi banyak orang dan pandemi yang menganjurkan setiap orang di rumah saja memicu turunnya tingkat pembelian secara drastis dan memberi dampak hingga usaha mereka harus gulung tikar. Sebagai upaya untuk bertahan, para pelaku usaha mikro mengusahakan berbagai cara agar dapat bekerja dari rumah dengan mengubah strategi pemasaran yang dulunya offline menjadi online. Akhir tahun 2020, Anton Hendranata, Ekonom Senior BRI menyatakan bahwa bisnis pelaku usaha mikro sudah semakin baik (Sumber: Kompas.com, 4 Desember 2020). Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa belum semua pelaku usaha mikro dapat memaksimalkan strategi online untuk menjalankan usahanya sehingga dibutuhkan suatu pembekalan keahlian untuk bidang tersebut. H...

Agar Kian Produktif, Kemenkop Dorong Digitalisasi Warteg

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mendorong digitalisasi warung tegal (warteg) agar semakin produktif di tengah pandemi Covid-19. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya saat diskusi dengan perwakilan pengurus Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) serta Paguyuban Pedagang Warung Tegal dan Kaki Lima se-Jakarta dan sekitarnya (Pandawakarta) di Kantor Kemenkop UKM, Senin (25/1) menegaskan  warteg adalah salah satu usaha rakyat yang menjadi fokus perhatian pemerintah. “Data menjadi langkah pertama yang penting untuk mengukur kebutuhan pelaku usaha makanan tersebut,” kata Eddy. Jika data yang dibutuhkan terkait dengan jumlah warteg yang terdampak bisa dikumpulkan dengan cepat dan tepat, proses pemberian bantuan akan cepat disalurkan. Bantuan pemerintah kepada pelaku usaha dapat diberikan antara lain melalui Banpres Produktif Usaha Mikro yang sudah berlangsung sejak 2020. Bantuan modal kerja juga dapat diakses melalui koperasi yang dibantu p...