Divisi smartphone pernah menjadi mesin pertumbuhan utama Huawei. Periode 2017 – 2019, dapat disebut sebagai masa keemasan smartphone dari raksasa telekomunikasi China itu. Tengok saja pada akhir 2017, vendor yang berbasis di Shenzhen itu, mampu mengirimkan 153 juta unit ponsel. Pencapaian itu sekaligus menempatkan Huawei sebagai vendor nomor dua di dunia menggusur Apple. Pada 2018, penjualan Huawei semakin menggila karena angkanya mencapai lebih dari 200 juta unit. Begitu pun pada akhir 2019 yang mampu menembus 250 juta unit. Lompatan penjualan itu membuat ketar-ketir para pesaingnya, terutama Samsung yang sudah menjadi penguasa pasar ponsel global sejak 2012. Dengan penjualan yang terus meningkat, selangkah lagi, vendor yang memiliki logo mirip bunga warna merah menyala itu, bisa menjadi nomor satu menggusur Samsung. Huawei optimis bisa merebut tersebut takhta itu pada 2020. Sayangnya ambisi yang disusun Huawei tiba-tiba menjadi berantakan. Tak disangka, pada pertengahan 2019, Donald ...
Digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia. Kami membantu para pelaku bisnis untuk menggunakan teknologi digital untuk membantu, mengembangkan bisnis dan bahkan transformasi ke dunia digital. Twitter: @digi-um. Whatsapp: 08121057533