Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #UMKM

Tren e-commerce berandil mendongkrak industri jasa logistik di Indonesia

Shipper Indonesia (Shipper.id) menilai, bisnis logistik memiliki prospek yang sangat menjanjikan di Indonesia. Sebab, tren pertumbuhan e-commerce yang kian masif sejak beberapa tahun ke belakang, turut mendorong perkembangan industri jasa logistik selama ini. Co-Founder & COO Shipper Indonesia Budi Handoko mengungkapkan, banyak dari para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia, yang telah memanfaatkan e-commerce sebagai lapak tempat mereka berdagang. Atas dasar hal itulah, jasa logistik dan pergudangan seperti Shipper kian dibutuhkan di sektor bisnis e-commerce. “Dari data-data itu kita melihat, dari e-commerce saja bisa berkembang lagi sekitar 6 kali lipat. Jadi di situ mendorong perkembangan logistik yang mendukung e-commerce, termasuk pergudangan, termasuk express, termasuk placking juga,” kata Budi dalam press conference virtual, Selasa (23/3).   Intervensi teknologi serta inovasi pada sektor logistik, kata Budi ikut, berperan penting dalam mendorong pert...

Pemkot Surabaya siap pamerkan produk 1.400 UMKM

Dinas Perdagangan Kota Surabaya siap memamerkan produk dari 1.400 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan terutama selama masa pandemi COVID-19. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Wiwiek Widayati di Surabaya, Sabtu, memastikan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memang tengah gencar memasarkan dan mempromosikan produk UMKM. "Kami juga sudah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menggelar pameran UMKM," katanya. Ia mengatakan telah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menggelar pameran UMKM seperti di Grand City, Ciputra World, dan Marvell City. "Kalau di Marvell City kuliner, sedangkan di Grand City lebih kepada fesyen, dan di Ciputra World juga fesyen," katanya. Ia berharap dengan berbagai promosi dan pemasaran semacam ini, UMKM di Surabaya bisa bertahan selama pandemi dan juga terus tumbuh ke depannya. Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebelumnya mengatakan pihaknya mengharapkan mal-mal di Kota Pahlawan ikut membantu mempromosikan produk UMKM. ...

Kota Tangerang Dorong UMKM Maksimalkan Keuangan Digital

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM bisa memaksimalkan keuangan digital dalam bertransaksi. "Selain mudah, ini juga bisa menekan penyebaran Covid-19 melalui pertukaran uang kertas," kata Arief dalam keterangan tertulis, Sabtu, 3 April 2021. Pernyataan Arief ini dilontarkan seiring pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD untuk memaksimalkan sisten keuangan digital dalam bertransaksi, khususnya bagi pelaku UMKM. Arief berharap TP2DD dapat mendorong berbagai proses digitalisasi keuangan pada pelaku usaha, terutama UMKM di Kota Tangerang untuk dapat memaksimalkan sistem keuangan digital dalam bertransaksi. Ia juga berharap kerja sama dari berbagai pihak agar program tersebut bisa segera diterapkan. "Saya berharap kerja sama dari berbagai pihak terutama Bank Indonesia dapat mengawal program ini mulai dari sosialisasi hingga implementasi agar program digitalisasi keuangan bisa ber...

Perkuat Ekonomi Minangkabau, OJK Resmikan Bank Wakaf Mikro

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh untuk memperkuat ekonomi Masyarakat Minangkabau. Khususnya pelaku usaha mikro yang selama ini kesulitan mendapatkan akses keuagan untuk permodalan usaha. “Sinergi antara seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam kesuksesan program BWM, yang memerlukan kerja sama berkesinambungan antara OJK dengan Pemerintah setempat, para donatur, LAZNAS, pimpinan pesantren maupun institusi, serta tokoh masyarakat setempat,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Peresmian Bank Wakaf Mikro (BWM) Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Kautsar Limapuluh Kota, Jumat (2/4) lalu. Keberadaan BWM yang terus tumbuh dan berkembang diyakini akan dapat meningkatkan akses keuangan masyarakat sehingga akan mendorong kesejahteraan dan mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional. Peresmian BWM Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Kautsar Limapuluh Kota yang telah bero...

Digitalisasi, produsen aksesori wanita ini dirikan anak usaha garap bisnis e-commerce

Pandemi mempercepat digitalisasi di berbagai sektor. E-commerce tumbuh pesat.  Itu sebabnya, Sumber Bintang Perkasa Group mendirikan anak usaha yang khusus menangani penjualan melalui e-commerce. Perusahaan fesyen aksesori perempuan ini mendirikan PT Mitra Aksesoris Indonesia (MAI)   Bersamaan dengan bisnis e-commerce itu, Sumber Bintang Perkasa Group meluncurkan merek Norami yang khusus menyasar pasar online. "Kami optimis semua produk Norami bisa memenuhi kebutuhan aksesoris perempuan dari mulai kuncir rambut, bando hingga alat make up,” terang Irwansyah Lubis, Brand Manager Mitra Aksesoris Indonesia, dalam rilis kepada Kontan.co.id, Jumat (2/4).  Saat ini Norami mempunyai 15 jenis produk yang akan launching di marketplace dari 1.000 jenis produk yang dijual  untuk reseller atau usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dan  tahun ini menargetkan 50 jenis produk yang bisa menjadi pilihan pembeli di marketplace. Norami memiliki 2.000 reseller besar  htt...

Kementerian Koperasi dan UKM Gelar Bimbingan Teknis Perluasan Pemasaran melalui e-commerce di DIY

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mendorong perekonomian adalah melalui pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Implementasi Pengadaan Barang dan Jasa.  Peraturan pengadaan barang dan jasa yang baru ini dapat memberikan peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terlibat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Hal itu dikatakan oleh Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM, Sutarmo, pada acara Bimbingan Teknis Perluasan Jangkauan Pemasaran melalui e-commerce dan Bela Pengadaan di Yogyakarta, beberapa hari yang lalu. "Untuk menjadi penyedia pengadaan barang/jasa pemerintah, pelaku UMKM harus terlebih dahulu melakukan onboarding dalam Laman Bela Pengadaan ataupun e-commerce yang tergabung di Laman Bela Pengadaan LKPP," ungkap Sutarmo. Sutarmo menjelaskan, peserta pelatihan merupakan pelaku usaha kuliner yang diusulkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi...

Atsindo: Startup Unikorn Hanya Bisa Tercipta, Bukan Diciptakan

Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) menilai startup unikorn hanya bisa tercipta dari suatu proses, bukan berdasarkan keinginan pemerintah untuk menciptakan. Pendapat dari Ketua Umum Atsindo Handito Joewono tersebut guna merespons target pemerintah untuk menghadirkan tiga unikorn pada 2024. Untuk diketahui, isilah unikorn mengacu pada perusahaan rintisan (startup) yang memiliki nilai valuasi di atas US$1 miliar atau sekitar Rp14,4 triliun. “Pemerintah tidak perlu menargetkan unikorn harus hadir berapa buah, karena unikorn itu tidak bisa diciptakan, melainkan tercipta. Beda dengan startup yang tentunya bisa diakselerasi untuk dihadirkan,” ujar Handito saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (1/4/2021). Dia melanjutkan unikorn merupakan hasil dari sebuah proses investasi sehingga fokus pemerintah diharapkan lebih bergerak kepada kesiapan infrastruktur dan ekosistem pendukung yang dibutuhkan, mulai dari talenta digital, regulasi yang mendukung, hingga koneksi jaringan internet. “Saya r...

Pentingnya Kerja Sama Antar Pemerintah dan Swasta Menuju Pemulihan Ekonomi

Perusahaan teknologi Grab telah menjadi mitra strategis  pemerintah Indonesia dalam mendorong pemulihan Indonesia pandemi Covid-19. Mulai dari digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga membuka pusat vaksinasi.  Menurut Director of Central Public Affairs Grab Indonesia Tirza Reinata Munusamy, baik pemerintah maupun swasta tidak bisa sendiri dalam melawan pandemi. “Masing-masing dari kami punya sesuatu yang ditawarkan. Akan jauh lebih baik jika semua pihak berkolaborasi,” ungkap Tirza kepada Investor dalam sebuah wawancara belum lama ini.  “Tujuan bagi Grab Indonesia adalah to serve Indonesia, di mana ini selaras dengan misi GrabForGood kami. Itulah mengapa dibutuhkan kolaborasi.” Tirza menjelaskan, komunikasi dua arah adalah kunci dalam kerja sama dengan pemerintah. Ia menilai ada persamaan antara menjalani hubungan dengan pemerintah dengan bagaimana perusahaan mendekati pelanggannya. Pertama, Grab terlebih dahulu akan mencari tahu pain point atau masalah ...

Ciptakan UKM Mendunia, BNI Kolaborasi dengan Pemkot Semarang

Menguatkan usaha kecil dan menengah (UKM) tidak akan maksimal tanpa dukungan banyak pihak. Untuk itulah, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah mengadakan sharing session bagi pelaku UKM Semarang untuk peningkatan kapabilitas dari sisi akses modal, akses pasar, dan akses digitalisasi. Upaya bersama memperkuat UKM tersebut dibungkus dalam program UKM Pemkot Semarang Go Global Bersama BNI. Acara tersebut dibuka di Gedung Weeskamer, Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/3/2021). Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Semarang meluncurkan fasilitas promosi gratis bagi pelaku UMKM di Kota Semarang melalui ToMbakIta, dengan tagline "Dodolan Munggah Kelas". Platform ini disusun sebagai upaya untuk membawa pelaku UKM agar go digital dan diharapkan dapat pula go internasional dalam me...

Digitalisasi Tak Terelakkan, BRI Semakin Kuatkan Ekosistem UMKM

Arus digitalisasi yang makin tak terelakkan pasca merebaknya pandemi Covid-19 mendorong urgensi pengembangan ekosistem bisnis semakin meningkat. Melalui pembentukan ekosistem, pengembangan bisnis di berbagai sektor usaha dapat dilakukan secara lebih efisien, efektif, dan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pelaku usaha. Menyadari hal tersebut, BRI terus mendorong proses pembentukan ekosistem untuk membantu pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam ekosistem ini, BRI berupaya melayani dan menjembatani kebutuhan layanan keuangan seluruh pelaku usaha UMKM dan ultra mikro. “Dengan era digital ini mau nggak mau kita memang harus fokus di ekosistem. Sekarang ini ada 57 juta UMKM. Dari 57 juta itu, yang sudah terlayani oleh lembaga keuangan secara layak itu 12 juta saja. Sementara ada 15 juta pelaku UMKM sudah terlayani lembaga keuangan formal tapi belum layak,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso. Berdasarkan data yang dihimpun BRI, saat ini masih ada 30 juta pe...

Berkat digitalisasi, kini Belle Fashion bisa jajaki pasar mancanegara

Digitalisasi banyak diakui pelaku usaha terutama UMKM membantu dalam perluasan jangkauan pasar produk/jasa mereka. Seperti yang dirasakan Andre Teddy Oktavianus dan Abdilah Nilam, pemilik Belle Fashion. Mulai berjualan dengan Shopee pada 2017 lalu, Belle Fashion terpilih menjadi UMKM yang produknya dapat mengikuti Program Ekspor Shopee sejak 2019. Sebelumnya usaha fashion yang sudah dirintis sejak 1995 ini hanya merambah pasar offline. Sempat berjualan di Tanah Abang namun Belle Fashion terpaksa tutup pada tahun 2016. "Shopee bantu distribusi produk kita, sekarang jangkauan kita sudah nasional bahkan dengan Program Ekspor Shopee kita bisa jangkau ekspor juga. Kita terima order, packing kirim ke gudang Shopee nanti diurus sama Shopee. Memudahkanlah,," kata Andre dalam Diskusi Daring Shopee pada Jumat (19/3). Kini Belle Fashion sudah memiliki sekitar 60 karyawan. Serta jangkauan produk fashion wanita Belle Fashion sudah sampai ke Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam. Andre...

Program Edukasi dan Fasilitasi Onboarding UMKM 2021 Dorong Digitalisasi UMKM

Rangkaian acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 Seri 1 kembali berlanjut pada Rabu (18/3). Pada hari tersebut diadakan kick off Program Edukasi dan Fasilitasi Onboarding UMKM 2021 yang digelar Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA). Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari mengungkapkan, program ini merupakan upaya Bank Indonesia untuk mempercepat pemanfaatan pemasaran digital oleh UMKM melalui pemberian edukasi untuk meningkatkan pemahaman dan keahlian UMKM dalam pemasaran digital. Selain itu, program ini memfasilitasi UMKM untuk onboarding di berbagai media pemasaran online sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik usahanya. "Pada tahun ini, Program Edukasi dan Fasilitasi Onboarding UMKM dilaksanakan dengan target peserta yang lebih luas, serta fasilitasi dan pendampingan yang lebih intensif. Program ini melibatkan 600 peserta UMKM Binaan maupun Non Binaan dari 46 Kantor Perwakilan Ban...

Kenapa Digitalisasi untuk UMKM Begitu Penting? Ini Jawaban Menteri Koperasi

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mencoba bertahan dan beradaptasi di tengah segala persoalan yang masih membelenggu Indonesia. Salah satu upaya yang harus segera dijalankan dan dipahami dengan baik ialah merubah kebiasaan konservatif pelaku UMKM menjadi digital.  Digitalisasi diterangai akan sangat mungkin untuk dapat memulihkan kembali aktivitas ekonomi sektor UMKM dengan cepat selain upaya lainnya seperti membeli dan mengonsumsi produk dalam negeri. Pemerintah sendiri terus berusaha menaikan angka UMKM untuk terdaftar dalam platform digital sehingga dapat terus mendorong perbaikan ekonomi secara nasional. “Diawal tahun 2020 yang terhubung ke platform digital itu baru 13 persen atau 8 juta, nah per hari ini sudah 12 juta.  Target kita 2021 akan terus digenjot menjadi 30 juta UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Minggu (21/3). Teten juga menyampaikan betapa pentingnya digitalisasi UMKM ini, selain dapat mendor...

Holding Ultra Mikro Hanya Sengsarakan Rakyat Kecil

Pegadaian merupakan harapan dan solusi bagi rakyat kecil dalam mencari sumber pendanaan secara mudah dan cepat. Tiap tahun bisa dilihat, masyarakat kelas bawah menyerbu kantor-kantor Pegadaian, terutama saat musim masuk sekolah dan lebaran. Tidak hanya itu, Pegadaian juga menjadi solusi di saat momen penting dan genting yang membutuhkan pendanaan dalam waktu yang cepat, seperti saat akan menikahkan anak, membawa anak berobat, dan bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pelaku usaha ultra-mikro, seperti pedagang sayuran, pedagang bakso, petani, nelayan, warung kelontong dan lain-lain, sudah terbiasa memanfaatkan layanan Pegadaian untuk memenuhi tambahan modal.Demikian juga ibu rumah tangga pun biasa mengakses Pegadaian untuk membeli beras maupun mencukupi kebutuhan harian. Itulah keunggulan layanan Pegadaian dibanding Perbankan. Ada jalinan keintiman antara Pegadaian dengan nasabahnya. Pegadaian tidak sekedar dianggap sebagai institusi mati, lebih dari itu Pegadaian merupakan ...

Saatnya UMKM Indonesia Menembus Eksport

Di Indonesia kontribusi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terbilang kecil, hanya sekitar 14 persen dari total nilai ekspor nasional per tahun. Angka ini berasal dari 64 juta lebih jumlah UMKM. Statistik ini jika kita bandingkan dengan negara jiran Malaysia pun terasa kecil. Disana kontribusi UMKM sudah mencapai 27 persen dari total output, 26 persen dari nilai tambah produksi dan 39 persen dari lapangan kerja. Hebatnya lagi di Malaysia UMKM didominasi oleh kegiatan industry dan manufaktur sebagai bagian dari rantai pasok (supply chain) industry yang lebih besar. Sebenarnya ini berawal dari mindset klasik bahwa UMKM di Indonesia fokus pada pasar dalam negeri dengan jumlah penduduk besar mencapai 269 juta jiwa. Dengan alasan industri kecil rumah tangga, pasarnya tak jauh - jauh dari tetangga, kita terlena dengan uang kecil, melupakan dollar. Pola pikir yang salah yang mesti kita rubah. Caranya dengan melihat keluar pangsa pasar ekspor jauh lebih besar lagi mencapai 7,4...

Holding BUMN yang Sehat, Langkah Tepat Hadapi Persaingan Global

Upaya pembentukan holding atau kluster pada badan usaha milik negara (BUMN) dinilai sangat relevan dan menjadi langkah tepat, termasuk untuk perusahaan dengan kondisi kinerja sehat guna menghadapi persaingan global. Kementerian BUMN berencana melakukan klusterisasai atau holding-isasi, yang dituangkan melalui Peraturan Menteri BUMN No.8/2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara Tahun 2020-2024. Selama periode 2015-2019, Kementerian BUMN telah melaksanakan beberapa program restrukturisasi. Program restrukturisasi tidak terbatas dilakukan untuk BUMN yang tidak sehat, tetapi juga untuk BUMN yang sehat guna meningkatkan skala ekonomi dan daya saing. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin menilai bahwa rencana kerja yang dilakukan Kementerian BUMN sudah tepat. "Saat ini sudah terlalu banyak perusahaan pelat merah yang model bisnisnya sangat mirip. Dan penggabungan pada perusahaan sehat justru sangat baik, karena tantang...

Gandeng Bukalapak, LKPP Siap Digitalisasikan 6,5 Juta UMKM

Pemerintah menargetkan untuk terus mentransformasikan seluruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke arah digital. Hal ini yang kemudian menjadi alasan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mendukung UMKM Go Digital. Dukungan tersebut direalisasikan dengan menggandeng BukaPengadaan, yang merupakan lini bisnis e-procurement dari salah satu perusahaan e-commerce berstatus unicorn di Indonesia Bukalapak. "Pada 2020, kami menunjuk BukaPengadaan sebagai mitra operator guna mendukung program UMKM Go Digital," kata Sekretaris Utama LKPP Setya Budi Arijanta, dalam diskusi virtual, Jumat (19/3/2021). 1. Program Bela Pengadaan Gandeng Bukalapak, LKPP Siap Digitalisasikan 6,5 Juta UMKMIlustrasi e-commerce. IDN Times/Helmi Shemi Dalam programnya yang bernama Bela Pengadaan, Setya Budi berharap pihaknya bersama dengan BukaPengadaan mampu membantu para UMKM yang terdaftar di Bukalapak, terlebih mereka yang terdampak pandemik COVID-19. “Program Bela Pengadaan yang me...

Persaingan Bisnis Makin Ketat, UMKM di Sulut Didorong Optimalkan Teknologi Digital

Bank Indonesia (BI) menargetkan semua pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa memanfaatkan teknologi digital digitalisasi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.  Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat mengatakan UMKM di Bumi Nyiur Melambai ini perlu menerapkan digitalisasi. "Karena itu BI terus mensosialisasikan hal ini supaya digitalisasi ini dapat terealisasi di seluruh UMKM Sulut," kata Arbonas dikutip dari Antara, Jumat (19/3/2020).  Salah satu sosialisasi yang akan dilakukan melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada Juli 2021, di mana Sulut merupakan salah tuan rumah pada perhelatan tersebut. "Kegiatannya kita akan buat di terminal baru Bandara Sam Ratulangi, karena memiliki gerai UMKM.  Selain di bandara, kita akan buat juga di sejumlah hotel, bahkan kabupaten kota ikut melaksanakannya," ungkap Arbonas. BI akan mendata berapa UMKM yang akan dil...

Bantuan Industri Kecil Harus Disertai dengan Pelatihan, DPR Minta Program Ini Digelar Lebih Masif

Anggota DPR RI, Daerah Permilihan Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, dimasa reses persidangan yang berlangsung di bulan Februari hingga Maret 2021, turut mendampingi program pemerintah untuk melatih 45 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah Payakumbuh. Program ini sangat bagus, cuma pemerintah memiliki keterbatasan anggaran sehingga belum terlalu masif. "Program ini adalah ajuan masyarakat di Sumatera Barat yang kemudian kami ajukan kepada Kementerian Perindustrian. Alhamdulillah sebanyak 45 calon dan pelaku IKM di Payakumbuh dapat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang dilaksanakan oleh Kementerian Perindustrian," tutur Nevi dalam pernyataannya, Kamis, 4 Maret 2021. Pembukaan bimtek aspirasi masyarakat dan Anggota DPR RI Komisi VI Nevi Zuairina dari Fraksi PKS itu turut dihadiri oleh Plt. Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin  E. Ratna Utarianingrum secara daring, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi ...

DPRD Kota Blitar Dukung Pemda dan Wirausaha Genjot Ekonomi dengan IT

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar mendukung penuh segala kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar bersama pelaku usaha mikro atau Wirausaha demi mendongkrak ekonomi dengan memanfaatkan teknokogi informasi (IT).  Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim menegaskan institusinya mempersilakan Pemkot bersama Wirausaha, menciptakan inovasi terbaru untuk kepentingan bisnis berbasis IT. Syahrul mengapresiasi dinas terkait yang telah beberapa kali kesempatan memfasilitasi Wirausaha memberikan kiat tertentu memasarkan produk via platform digital bussines. "Selain diperlukan trik-trik khusus dalam rangka pemasaran, diharapkan pelaku usaha untuk bisa menjaga kualitas. Kadang-kadang tampilannya di online manis atau bagus, ternyata yang dikirim tidak sesuai yang di fotonya. Untuk itu pelaku usaha bisa menjaga kualitas sehingga tidak merugikan konsumen," tuturnya, Sabtu (13/3/2021). Syahrul memastikan, jika dinas terkait bersama pelaku usaha solid dan berkomitmen untuk menjaga ...