Langsung ke konten utama

Dukung Upaya Digitalisasi, Mahasiswa KKN Undip Buat Templat Surat Online



Pengurusan surat-surat resmi merupakan salah satu kegiatan yang paling umum dilakukan masyarakat jika mereka mendatangi Balai Desa. Surat yang diurus bermacam-macam, mulai dari surat keterangan kependudukan, surat pindah, sampai surat keterangan penghasilan.

Proses pengurusan administrasi yang menyangkut surat-surat biasanya cukup memakan waktu karena harus melewati beberapa tahapan. Pertama, warga harus mengunjungi rumah ketua RT setempat untuk meminta surat pengantar. Surat pengantar harus dicetak untuk kemudian ditandatangani oleh ketua RT. Sampai sini saja, warga sudah harus bolak balik dua kali; dari rumah ke rumah ketua RT, dari rumah ketua RT ke tempat print, lalu kembali ke rumah ketua RT. Tidak berhenti sampai disitu, setelah mendapat surat pengantar dari ketua RT, warga harus melanjutkan pengurusan administrasi ke balai desa. Kegiatan pengurusan surat-surat ini cukup menyita waktu warga. Berangkat dari permasalahan ini, Sri Mulyati, Mahasiswa Tim 1 KKN Universitas Diponegoro yang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Sumberagung, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, untuk membuat templat surat-surat resmi.

Pelaksanaan program kerja monodisiplin pembuatan templat surat resmi ini dimulai dengandiskusi bersama Sekretaris Desa, Bapak… Pada diskusi tersebut, dibahas mengenai surat-surat apa saja yang paling sering dibutuhkan oleh masyarakat dan surat apa saja yang harus ditandatangani oleh ketua RT sebelum masyarakat bisa melanjutkan pengurusan surat ke Balai Desa Sumberagung.

Setelah mendapatkan informasi yang cukup mengenai surat-surat yang perlu dibuatkan templatnya, Sri Mulyati kemudian mulai membuat templat surat dan berkoordinasi dengan rekan yang membuat website desa. Surat-surat yang sudah dibuat kemudian dimasukkan ke dalam fitur surat di website desa dan bisa diunduh oleh siapapun yang membutuhkan.

Dengan dibuatnya surat-surat yang bisa diakses oleh masyarakat ini, diharapkan bisa mempermudah masyarakat dalam mengurus surat-surat. Jadi, masyarakat bisa mengunduh surat-surat yang diperlukan dari rumah, kemudian mencetak surat tersebut sebelum menemui ketua RT dan dilanjutkan ke balai desa. Hal ini dapat membuat waktu pengurusan surat menjadi lebih efektif.


Sumber: https://jurnalpost.com/dukung-upaya-digitalisasi-mahasiswa-kkn-undip-buat-templat-surat-online/44691/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Bantu Mudahkan 'Jalan' UMKM, CEO Toko Online Ini Masuk Forbes 30 Under 30

Liputan6.com, Jakarta  Hidup itu adalah pilihan. Dalam pekerjaan atau menjalankan usaha misalnya. Anda bebas memilih, mau bekerja diposisi apa, berbisnis apa, dan bagimana cara menjalankan usaha tersebut. Hal itulah yang setidaknya dilakukan oleh pengusaha muda asal Jakarta, William Sunito. Dia adalah Founder & Chief Executive Officer (CEO) TokoWahab.com Di usia mudanya, bungsu dari tiga bersaudara ini memimpin sekaligus mengelola perusahaan keluarga yang berdiri pada 1957. "Pada akhir 2015 saya kembali dari Amerika ke Indonesia dan memutuskan untuk terjun langsung mengurus perusahaan keluarga saya. Ini memang kemauan saya (untuk mengelola perusahaan) karena saya melihat ada potensi yang besar," jelas William saat berbincang dengan  Tim Liputan6.com  di kantornya di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/2). Ya, berbekal passion dalam dunia bisnis ditambah pengetahuan yang didapat selama kuliah di University of Washington, Amerika Serikat, William mulai men...