Langsung ke konten utama

Transformasi Model Bisnis, Digital dan SDM, Brantas Abipraya Siap Menuju Era 5.0



 PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperkuat komitmennya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdepan di industri konstruksi nasional, sekaligus dalam rangka Perusahaan menuju Era 5.0.

BUMN ini sedang melakukan Transformasi pada 3 bidang Utama, yakni Transformasi Model Bisnis, Transformasi Digital, dan Transformasi bidang SDM. Kesiapannya inipun disampaikan oleh Direktur SDM dan Umum Brantas Abipraya, Tumpang Muhammad saat pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Perusahaan

“Dalam upaya transformasi model bisnis, Perseroan melakukan inisiatif strategi Creative Financing dalam hal investasi dengan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan Asset Recycling dengan melakukan inisiatif strategi Divestasi,” jelas Tumpang pada kegiatan yang dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh Eksekutif Perusahaan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk Transformasi Digital, tahapan transformasi s/d tahun 2024 meliputi: penerapan Teknologi BIM (Building Information Modelling), Monitoring & Supervisi Project secara Digital, Implementasi pelaksanaan Project secara Virtual Design Construction, dan Implementasi Cloud Construction Management. Kegiatan monitoring dan evaluasi akan dilakukan melalui platform Digital, sehingga dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Sedangkan Transformasi dalam bidang SDM dalam rangka menciptakan SDM Unggul, meliputi point-point utama : Penguatan Core Value Akhlak, Digitalisasi & Integrasi HC Management, Program Career Path & Talent Pool, dan Peningkatan Kesejahteraan Pegawai. 

Pada kegiatan tersebut, Tumpang juga menyampaikan perlunya transformasi tersebut dalam rangka Brantas Abipraya menuju era 5.0 sebagaimana program yang telah dicanangkan oleh Kementerian BUMN & Pemerintah.

Melalui penajaman strategi  Human Capital (HC) yang dimiliki, nantinya Insan Abipraya akan familiar dengan model platform digital dalam setiap aktifitas bisnisnya, sehingga kemajuan Teknologi akan terus dimanfaatkan oleh Insan Abipraya dalam kesehariannya.

Mengawali program transformasi SDM ini, Perseroan terus menanamkan budaya AKHLAK, dan terus membumikan AKHLAK ini dalam seluruh aktifitas bisnisnya, agar nantinya para leader/top talent siap menerima tampuk kepemimpinan di Perusahaan maupun dalam program  talent mobility dengan berlandaskan nilai-nilai AKHLAK.

“Menjawab tantangan era 5.0, Brantas Abipraya akan terus bertransformasi memperkuat human capital & Digitalisasi agar Insan Abipraya dapat berperan aktif dan berkontribusi penuh memajukan perekonomian dan pembangunan Indonesia sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Tagline Kementerian BUMN, yakni BUMN untuk Indonesia,” tutup Tumpang Muhammad.


Sumber: https://fin.co.id/read/125260/transformasi-model-bisnis-digital-dan-sdm-brantas-abipraya-siap-menuju-era-50

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...