Langsung ke konten utama

Pentingnya Transformasi Digital dan Revitalisasi Pola Pendidikan untuk Akselerasi Indonesia Unggul 2045



 Terdapat banyak patologi birokrasi dan kesalahan struktur sistem pemerintahan di Indonesia. Perlahan demi perlahan, masing-masing komponen yang menyisakan potensi bad governance harus diperbaiki agar menjadi kesatuan dalam mencapai tujuan berbangsa dan bernegara, salah satunya melalui intervensi digital governansi.
Hal tersebut sebagaimana terungkap dalam kegiatan Bedah Buku berjudul ”Buku Putih Pemerintahan Indonesia, Menjawab Tantangan Demokrasi dan Pemerintahan di Era Globalisasi Bagi Kesejahteraan Masyarakat”, yang diselenggarakan di Politeknik STIA LAN Jakarta, Selasa, 31 Januari 2023, dengan pemateri Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. (Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia), Dr. H. Ichsanuddin Noorsy, B.Sc., M.Si. (Pengamat Politik Ekonomi Indonesia), Prof. Dr. Nurliah Nurdin, M.A. (Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta), dan Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si., (Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia). Bertindak sebagai moderator kegiatan ini adalah Ratri Istania, Ph.D., Ketua Prodi Sarjana Terapan APN Politeknik STIA LAN Jakarta.

Hadir sebagai Keynote Speaker pada kegiatan acara bedah buku ini yaitu Dr. Drs. Bahtiar, M.Si., Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI)/Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri. Dalam kesempatan ini, MIPI menyerahkan 100 (seratus) buku yang menjadi pembahasan bedah buku ini kepada perpustakaan LAN dan perpustakaan Politeknik STIA LAN Jakarta. Bahtiar mengatakan buku ini menjadi salah satu referensi pemerintahan Indonesia yang membahas tentang Pemerintahan, pemerintahan daerah, politik pemerintahan dan administrasi daerah, hukum dan etika pemerintahan, kesejahteraan sosial dan batas negara dan hubungan luar negeri.

Para narasumber sepakat bahwa Indonesia membutuhkan revitalisasi dan reformasi pendidikan, sebagai gerbang awal untuk memperbaiki pemerintahan Indonesia. Dalam bedah buku ini juga terungkap bahwa desentralisasi dan dekonsentrasi menyisakan banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk mengikuti desentralisasi yang benar agar tidak terjadi paradoks.

Esensi dalam Buku Putih Pemerintahan Indonesia adalah pentingnya pemerintahan yang dibangun berdasarkan konstitusi, dijalankan berdasarkan konstitusi, dan dinilai berdasarkan konstitusi. Sehingga, apabila terjadi bias dan penyimpangan maka mesti dikembalikan kepada ke jalan yang benar berdasarkan konstitusi pula. 
Seluruh peserta mengikuti kegiatan bedah buku dengan sangat antusias, melalui pertanyaan via luring maupun daring. Peserta yang bertanya dan peserta hadir yang beruntung mendapatkan doorprize berupa Buku Putih Pemerintahan Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...