Langsung ke konten utama

Pelatihan Gratis Digital Talent Scholarship (DTS) 2023 Dibuka! Ini Tema Pelatihannya



Pelatihan gratis Digital Talent Scholarship (DTS) 2023 resmi dibuka. Hal ini sebagaimana dikutip oleh Fokus Muria melalui akun Twitter @DTS_kominfo pada 6 Februari 2023.

Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi yang bertujuan untuk meningkatan kompetensi digital mulai tingkat keterampilan dasar hingga dengan keterampilan menengah.

Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) ini dapat diikuti secara gratis oleh seluruh segmen masyarakat, mulai dari lulusan yang belum bekerja sampai dengan yang sudah bekerja minimal dua tahun.

Berdasarkan Siaran Pers No. 8/HM/KOMINFO/01/2023 yang dikutip dari situs resmi Kominfo, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hary Budiarto, menjelaskan ada tujuh akademi dalam Program DTS 2023.

Di antaranya Professional Academy, Fresh Graduate Academy, Talent Scouting Academy, Vocational School Graduate Academy, Government Transformation Academy, Thematic Academy dan Digital Enterpreneurship Academy.

Enam akademi di antaranya diselenggarakan di bulan Februari ini. Berikut merupakan tema pelatihan dari masing-masing akademi:

1. Professional Academy (ProA)

Tema pelatihan ProA meliputi Data Scientist, Data Engineer, Data Analyst, Python, AWS Cloud Foundation, AWS Cloud Architech, Business Intelligence Engineer.

2. Fresh Graduate Academy (FGA)

Tema pelatihan FGA meliputi Motion Graphic Artist, Graphic Design and Digital Imaging, Scalable Web Service with Golang, Data Science, serta Quality Assurance.

Selain itu, ada Cloud Foundation, Cloud Architecting, UI/UX Designer, 3D Artist, Intro to Front End Development, Metaverse Engineer, dan Machine Learning Foundation.

Selain pelatihan, ada juga bootcamp Metrodata Coding Camp: Fullstack Developer dan Business Analyst and Quality Assurance Bootcamp.

3. Vocational School Graduate Academy

Tema pelatihan VSGA meliputi Associate Data Scientist, Junior Graphic Designer, Junior Mobile Programmer, Junior Network Programmer, Junior Network Administrator, serta Junior Web Developer.

Selain itu, ada juga Motion Graphic Artist (Intermediate Animator), Operator Komputer Madya, Penulis Naskah Program Siaran Televisi, Teknisi Utama Jaringan Komputer, Video Editor.

4. Government Transformation Academy

Tema pelatihan GTA meliputi Video Production for Government Campaign, Pelatihan Dasar TIK untuk Media Informasi, Junior Graphic Designer, Junior Office Operator, Junior Network Administrator, Pelatihan Dasar TIK untuk Media Informasi, Video Production for Government Campaign.

5. Thematic Academy (TA)

Tema pelatihan TA meliputi Data Science bagi Guru SMA/SMK, Aplikasi Perkantoran bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, Desain Grafis bagi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengenalan Metaverse.

6. Digital Enterpreneurship Academy

Tema pelatihan DEA meliputi Dasar Kewirausahaan Digital, Dasar Pemasaran Digital, Manajemen Operasional Bisnis, Optimasi dan Analitik Bisnis, Keamanan Cyber (lanjutan) untuk UMKM, dan Cerdas Menabung Pengusaha Perempuan.

Di samping itu, ada juga Pelatihan DEA x Gojek, Pelatihan DEA x Meta, Pelatihan DEA x Grab, serta Pelatihan Dea x Tokopedia.

Itulah tema pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) 2023 di bulan Februari.


Sumber: https://www.fokusmuria.co.id/nasional/pr-3107384039/pelatihan-gratis-digital-talent-scholarship-dts-2023-dibuka-ini-tema-pelatihannya?page=2


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...