Langsung ke konten utama

Pelajar Muhammadiyah Sukseskan Program P5 melalui Magang UMKM



  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 5 Surakarta kembali menyelenggarakan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tahap Kedua dengan tema keberkerjaan dengan tujuan “Eksplorasi Potensi Lokal (Cipta Pengalaman, Guru Terbaik untuk Masa Depan)”.

Jadwal pelaksanaan dimulai dari 30-31 Januari 2023 untuk melakukan sosialisasi dan perizinan magang di UMKM yang dituju, pelaksanaan dilapangan dilakukan selama 3 hari, dari mulai tanggal 1-3 Februrari dan disusun laporan serta presentasi  gelar hasil yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2023.

Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan program pemerintah untuk merealisasikan kurikulum merdeka belajar. Tujuan dari merdeka belajar menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggali potensi terbesar para guru dan peserta didik serta untuk meningkatkan pembelajaran secara mandiri dan kreatif.

Manfaat project dalam program P5 ini bisa dirasakan oleh warga sekolah,terutama peserta didik. Di antara manfaat P5 untuk peserta didik untuk memperkuat karakater dan mengembangkan kompetensi sebagai warga dunia yang aktif,mengembangkan ketrampilan,sikap, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan project serta menghargai proses belajar dan bangga dengan hasil pencapain yang telah diusahakan secara maksimal.

Dengan adannya tujuan dan manfaat yang sudah disusun dan ditargerkan oleh pemerintah,SMK Muhammadiyah 5 Surakarta ikut berpartisipasi mensukseskan program tersebut. Ada beberapa kelompok yang disusun dalam program P5 tahap kedua ini,salah satunya adalah kelompok 4 yang mengambil tempat magang di UMKM Serabi Solo Pak Eko.

Dalam kelompok ini terdiri dari 6 orang peserta didik yang beranggotakan Anggi,Anik, Belvia,Karista,Marsela dan Mesa. Selama 3 hari kedepan mereka akan melaksanakan proses pembuatan,pengelolaan sampai pada pemasaran serabi solo. Salah satu kenapa magang di UMKM Serabi Solo ini adalah untuk mengangkat kembali kuliner yang mencari ciri khas Kota Solo.

“Solo ini kan Identik dengan khas oleh-oleh kuliner Serabi,sehingga menjadi icon branding Kota Solo dalam hal kuliner. Maka penting untuk bisa kembali eksistensi serabi Solo ini,agar bisa berkembang dan banyak wisatawan yang tertarik untuk membelinya menjadi oleh-oleh di Kampung halamannya,” tutur Adam, Guru Pendamping.

Pada kesempatan P5 ini, SMK Muhammadiyah 5 Surakarta berharap kepada seluruh peserta didik kelas X yang sedang menjalankan magang UMKM bisa benar-benar untuk mengasah potensi dan memiliki semangat untuk bisa membangun jiwa wirausaha. Hal ini menjadi tujuan yang diharapkan dari kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Surakarta,Ernawati.

“Siswa dapat mengenali potensi diri dan dapat membanguu mimpi,merancang usaha kreatif ,membangun kerjasama dengan instansi lain,hingga membuat jalur kehidupan yang akan dilaluinya di masa depan,” ungkap Ernawati. 


Sumber: https://suaramuhammadiyah.id/2023/02/01/pelajar-muhammadiyah-sukseskan-program-p5-melalui-magang-umkm/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...