Langsung ke konten utama

Transformasi Digital PLN Hadirkan 'Buah Manis' untuk Kinerja Perseroan

 


Di tengah pandemi, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) melakukan transformasi. Proses bisnis yang tadinya statis dan backward looking diubah menjadi dinamis serta forward looking. Proses bisnis yang dulunya manual, kini didigitalisasi secara end to end.

PLN melakukan digitalisasi dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi. Digitalisasi juga dilakukan pada sistem perencanaan, sistem keuangan, sistem pembayaran, sistem pengadaan, hingga ke sistem pelayanan pelanggan.

"Kami melakukan digitalisasi pembangkit, digitalisasi transmisi dan distribusi, digitalisasi sistem keuangan, sistem pengadaan, sistem pembayaran, sampai digitalisasi sistem pelayanan pelanggan," kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan upaya transformasi yang dilakukan PLN pun memberikan dampak positif terhadap sistem kerja perseroan. Bahkan pihaknya mencatat pembayaran utang lebih cepat, sehingga menghasilkan cost saving yang signifikan dari tahun ke tahun.

"PLN hari ini jauh lebih sehat dibanding dengan PLN pada 3 tahun yang lalu. Sistem kelistrikan jauh lebih andal. Sistem keuangan jauh lebih sehat," ucapnya.

Selain itu, Darmawan menjelaskan upaya transformasi digital yang dilakukan PLN juga berdampak positif terhadap sejumlah aset yang dimiliki oleh perusahaan. Di mana dulunya aset tersebut bisa dikatakan berserakan, kini lebih dikonsolidasikan.

Proses bisnis pengelolaan pembangkitan pun menunjukan kinerja serupa lebih sederhana namun tetap efisien. Serta utilisasi aset yang tadinya belum maksimal, dioptimalkan. Begitu pula dengan pengelolaan energi primer juga dikonsolidasikan.

"Pengadaan energi primer tidak hanya meningkatkan keandalan, tetapi juga sekaligus membangun value creation yang besar bagi PLN," ungkap Darmawan.

Transformasi besar-besaran juga turut dilakukan dalam tubuh PLN yang mengedepankan aspek service excellent. Dulu, layanan pelanggan PLN berbelit, manual, dan lambat. Namun sekarang hampir seluruh layanan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut hadir dalam satu aplikasi yakni PLN Mobile.

Menurutnya, kehadiran inovasi digital tersebut bertujuan untuk memastikan para pelanggan mampu terlayani dengan baik. Sehingga cara-cara lama yang cenderung menghambat sistem kerja PLN dalam memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan bisa sedikit demi sedikit dikurangi.

"Sekarang, silahkan cek di playstore. PLN Mobile ratingnya 4,8, dengan downloader 35 juta. Kolom komentarnya penuh pujian dan apresiasi. Dan ini berhasil kami capai kurang dari satu tahun. Perjuangan ini kami lakukan all-out hanya demi satu tujuan, yaitu pelayanan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia," tutur Darmawan.

Secara internal, ia mengatakan kehadiran inovasi digital juga mempermudah pihaknya untuk melakukan motir pelayanan kelistrikan secara real time. Sehingga jika terjadi suatu permasalahan maka bisa segera untuk diatasi.

"Dalam transformasi ini ada program digitalisasi. Sehingga proses pelayanan listrik di PLN menjadi cepat dan prosesnya termonitor secara real time. Ini adalah perubahan cara pikir, cara kerja, dan proses bisnis," ujar Darmawan.

Upaya PLN dalam menggenjot transformasi digital untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan pun 'berbuah manis'. Hal itu terlihat dari sejumlah penghargaan yang diperoleh oleh PLN dan jajaran direksinya sepanjang 2022 ini.

Adapun penghargaan yang diperoleh meliputi CEO of The Year dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2022, Top Leader on Digital Implementation 2022 pada acara Top Digital 2022, Excellent Service and Digital Transformation 2022, dan penghargaan lainnya.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi sejumlah penghargaan yang diraih oleh seluruh jajaran komisaris dan direksi di BUMN. Pasalnya, penghargaan yang diperoleh tidak terlepas dari kerja keras setiap insan di BUMN.

"Tidak mungkin transformasi BUMN akan terjadi jika manusia dan sistemnya tidak baik. Ini merupakan langkah yang baik untuk kita terus menjaga transformasi BUMN ini," tutup Erick.

Sumber :https://inet.detik.com/mobile-apps/d-6498890/transformasi-digital-pln-hadirkan-buah-manis-untuk-kinerja-perseroan



















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...