Langsung ke konten utama

Dua jalur menuju transformasi digital: mana yang harus dipilih?



 Kurangnya tenaga kerja terampil, kepatuhan, krisis ekonomi, masalah rantai pasokan, merupakan masa-masa sulit bagi perusahaan, masa-masa yang dipenuhi dengan berbagai peristiwa mengejutkan yang tidak terduga serta hambatan demi hambatan lainnya.


Karenanya diperlukan pola pikir yang mengutamakan digitalisasi untuk membawa perusahaan melewati medan berbahaya dan banyak perusahaan terkemuka beralih pada automasi untuk mengatasi proses bisnis yang kompleks ini. Sebuah langkah cerdas. Automasi akan menyederhanakan banyak masalah rumit seperti persyaratan kepatuhan dan membantu mengatasi kekurangan tenaga kerja.

Banyak perusahaan mendapati dirinya berada di persimpangan jalan menuju transformasi digital. Perusahaan multinasional telah menghabiskan beberapa tahun terakhir mengumpulkan berbagai solusi automasi untuk mendukung proses operasional bisnis mereka saat kebutuhan tersebut muncul. Perlahan tapi pasti, hal ini menyebabkan munculnya proyek-proyek automasi yang terfragmentasi dan terisolasi.

Sayangnya, masalah ini tidak lagi dapat dipecahkan dengan pendekatan yang sedikit demi sedikit. Masalah-masalah seperti utang teknis serta penskalaan terus ada akibat pendekatan yang hanya berfokus pada satu masalah saja. Selain itu, tenaga kerja berkualitas yang diperlukan untuk mengelola dan menskalakan banyak solusi ini terus berkurang, sehingga mudah dipahami alasan di balik banyaknya perusahaan yang kini berada di persimpangan jalan.

Perusahaan harus mengubah arah yang mereka tempuh saat ini dan beralih ke platform automasi cerdas. Berkat pendekatan automasi yang lebih efisien sehingga mengurangi kompleksitas, pemeliharaan, dan overhead, perusahaan dapat mengambil manfaat dan melakukan lebih banyak hal dengan sumber daya yang lebih sedikit.

Kebanyakan perusahaan meyakini bahwa pendekatan automasi dari vendor tunggal akan mampu menyelesaikan berbagai masalah tersebut. Dengan menyatukan proyek-proyek yang sebelumnya terfragmentasi dalam satu platform automasi cerdas terpusat, perusahaan dapat memenuhi berbagai kebutuhan digitalnya. Cara ini sebetulnya adalah jalan pintas, yang memungkinkan perusahaan mencapai automasi hulu ke hilir dan alur kerja digital dengan lebih cepat.

Alih-alih membuat masalah semakin rumit dan banyak, suatu platform automasi cerdas terintegrasi dapat menstandarkan upaya transformasi digital dan memberikan banyak manfaat, antara lain :

Hemat biaya
Perawatan sistem yang terpusat lebih mudah dan ekonomis dibanding solusi multititik. Perusahaan mendapatkan manfaat dari ketergantungan TI yang berkurang dan utang teknis yang lebih rendah.

Skalabilitas
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang unik, bergantung pada posisinya dalam perjalanan transformasi digital. Suatu platform terintegrasi dengan kapasitas sesuai kebutuhan dapat membantu tim pada posisi mereka hari ini dan terus berkembang bersama tim tersebut di masa depan.

Ketangkasan
Saat masalah baru muncul dan proses bisnis berubah, suatu platform terpusat memudahkan proses adaptasi yang harus dilakukan perusahaan. Platform yang intuitif membantu citizen developer berkontribusi pada upaya automasi sehingga perusahaan dapat merespons perubahan permintaan dengan cepat.
Kemudahan
Satu platform akan melepaskan sekat-sekat automasi. Hanya ada satu solusi untuk mengelola dan memelihara sistem, dan semuanya dapat diterapkan dengan keahlian minim. Platform terintegrasi juga akan meringankan beban kerja dalam menghadapi masalah operasional dan bisnis besar.

Kolaborasi
Kolaborasi mulus antara pekerja manusia dan digital memudahkan pelaksanaan dan automasi alur kerja antarproses bisnis bernilai tinggi. Produktivitas karyawan meningkat, dan karyawan dapat menghabiskan lebih banyak waktu dalam pekerjaan strategis yang bernilai tambah dan mengurangi waktu pada tugas-tugas manual yang rentan kesalahan.

Ada empat komponen yang perlu diperhatikan oleh perusahaan yang ingin memulai automasi hulu ke hilir.

1. Inteligensi dokumen

Teknologi seperti tangkapan kognitif, pembelajaran mesin, dan pemrosesan bahasa alami bekerja sama untuk memroses, mengklasifikasikan, dan menganalisis data terstruktur dan tak terstruktur yang terdapat dalam dokumen yang masuk (dokumen bisa berupa email, kertas, faktur EDI, PDF, aplikasi seluler, dll. Pikirkan omnichannel, yaitu SEMUA yang diterima oleh perusahaan). Faktur, kontrak, pesanan penjualan, dan lain-lain dikirimkan ke orang yang tepat di departemen yang tepat. Analitik tingkat lanjut membuka nilai sesungguhnya dari informasi yang masuk, sehingga keputusan dapat diambil berdasarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti.

2. Orkestrasi proses

Kemampuan untuk menambah dan mengelola tenaga kerja digital sesuai kebutuhan membuat automasi penskalaan lebih mudah dari sebelumnya. Orkestrasi proses membantu perusahaan memantau waktu, sumber daya, dan biaya di berbagai alur kerja bisnis, sehingga perusahaan dapat melihat di mana perbaikan diperlukan dan menindaklanjutinya.

3. Sistem yang terkoneksi

Integrasi dengan teknologi yang ada saat ini dianggap sebagai salah satu fitur terpenting yang dicari manajer lini bisnis dalam suatu platform automasi. Kemampuan untuk menggabungkan semua sistem bisnis: aplikasi perusahaan, sistem warisan, chatbot, seluler, di seluruh proses bisnis internal dan eksternal mengurangi kompleksitas dan menghemat waktu. Carilah platform yang memiliki arsitektur terbuka dan dilengkapi dengan adaptor bawaan yang dapat menghubungkannya dengan sistem inti.

4. Platform berkode rendah

Tidak mengherankan bahwa mudah dipelajari dan mudah digunakan menjadi dua fitur platform penting lainnya yang dicari manajer lini bisnis, dan lebih dari 70 persen responden menyebutkan kedua karakteristik tersebut sebagai persyaratan yang diperlukan agar mereka dapat mengerjakan tugas mereka dengan lebih efisien. Platform berkode rendah membantu citizen developer (yaitu orang-orang yang melakukan pekerjaan, dan bukan pengembang TI) menerapkan pengetahuan bisnis mereka untuk mengerjakan inisiatif automasi dengan pelatihan minimal, sekaligus tetap menyediakan fitur lanjutan untuk pembuat kode dan pengembang ahli. Semua orang dapat mengambil peran dalam membantu perusahaan mencapai sumber mata air di tengah hutan: automasi hulu ke hilir di seluruh bagian perusahaan.

Alih-alih terjebak dalam masalah yang sama, yaitu proyek yang tersekat-sekat dan terisolasi, perusahaan perlu mencapai transformasi alur kerja digital yang sesungguhnya dengan platform automasi cerdas terpusat agar mereka dapat bekerja seperti di masa depan, hari ini juga. Pilihan yang sangat mudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...