Langsung ke konten utama

Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian Tinjau UMKM di Aceh



 Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI Ir Reni Yanita MSi meninjau sentra industri dan UMKM Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (9/1/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Dirjen IKMA didampingi langsung oleh Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM dan Pj Ketua Dekranasda Aceh Besar Cut Rezki Handayani, Asisten II M Ali, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Darmansyah, serta Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Besar, Abdullah.

Pada kesempatan itu, Dirjend IKMA Reni Yanita memberikan apresiasi kepada Dewan Kerajinan Nasional Aceh Besar yang telah membina banyak UMKM dari berbagai sektor pelaku usaha, mulai dari kuliner, handy craft hingga fashion.

Konsep multi sektor itu dinilai lebih efektif untuk peningkatan geliat ekonomi, karena akan memperuas segmen pasar.

"Kami memberikan apresiasi atas pembinaan ini, mulai kuliner, handy craft sampai fashion. Konsep ini terasa lebih realistis untuk mewujudkan kesejahteraan pengrajin, karena jangkauan pasar akan lebih luas,” ujar Reni.

Ia juga mengatakan Aceh Besar yang memiliki banyak sumber daya, akan mampu mengumpulkan potensi unggulan itu dalam bentuk karya nyata di Sentra Dekranasda, sehingga sentral ini mudah untuk dikunjungi setiap saat, tidak mesti ke seluruh titik.

"Sentra Dekranasda ini memberikan kemudahan untuk dikunjungi berbagai potensi yang dimiliki Aceh Besar," katanya.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mengaku sangat gembira atas kunjungan Dirjen IKMA Kemenperin tersebut, Ia berharap dialog dan tanya jawab langsung dengan pelaku usaha dapat memicu semangat dan inovasi bagi pelaku UMKM itu sendiri.

"Kita berharap, kunjungan dan dialog langsung tersebut dapat memicu para pelaku usaha lebih semangat dan inovasi. Selain itu tentu saja akan ada feed back yang lebih memicu semangat paa pengrajin untuk berkreasi," tutur Muhammad Iswanto.

Pj Bupati Aceh Besar ini juga berharap, kunjungan dan pembinaan dari Kemenperin terus dilakukan bagi pelaku usaha, sebgaimana telah dilaksanakan selama ini.

"Sering-seringlah berkunjung ke Aceh Besar, serta terus memacu spirit berusaha dan berkreasi para pengrajin kami," katanya.

Sentra Dekranasda Aceh Besar memiliki berbagai unit antara lain Sentra Kue, Sentra Bordir, Songket, Bilie Droe, Souvenir, Rajut, Anyaman Rotan, serta juga ada ragam tenun untuk fashion khas Aceh Besar yang siap untuk diorder atau beli di tempat.

“Kita kini siap untuk menampung permintaan pasar, karena telah berkoordinasi dan berkolaborasi secara intens dengan para pengrajin di seluruh Aceh Besar,” kata Muhammad Iswanto yang diiyakan oleh Pj Ketua Dekranasda Aceh Besar Cut Rezky Handayani SSTP.

Acara kunjungan kerja Dirjen IKMA itu ditutup dengan jamuan makan siang dengan santapan khas menu Aceh Besar. Tampak Dirjen IKMA Reni Yanita, begitu menikmati sajian makan siang tersebut. 

Sumber: https://infopublik.id/kategori/nusantara/701043/dirjen-ikma-kementerian-perindustrian-tinjau-umkm-di-aceh#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Bantu Mudahkan 'Jalan' UMKM, CEO Toko Online Ini Masuk Forbes 30 Under 30

Liputan6.com, Jakarta  Hidup itu adalah pilihan. Dalam pekerjaan atau menjalankan usaha misalnya. Anda bebas memilih, mau bekerja diposisi apa, berbisnis apa, dan bagimana cara menjalankan usaha tersebut. Hal itulah yang setidaknya dilakukan oleh pengusaha muda asal Jakarta, William Sunito. Dia adalah Founder & Chief Executive Officer (CEO) TokoWahab.com Di usia mudanya, bungsu dari tiga bersaudara ini memimpin sekaligus mengelola perusahaan keluarga yang berdiri pada 1957. "Pada akhir 2015 saya kembali dari Amerika ke Indonesia dan memutuskan untuk terjun langsung mengurus perusahaan keluarga saya. Ini memang kemauan saya (untuk mengelola perusahaan) karena saya melihat ada potensi yang besar," jelas William saat berbincang dengan  Tim Liputan6.com  di kantornya di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/2). Ya, berbekal passion dalam dunia bisnis ditambah pengetahuan yang didapat selama kuliah di University of Washington, Amerika Serikat, William mulai men...