Langsung ke konten utama

Percepat Digitalisasi Pos, Kominfo Siapkan Fasilitasi

  


Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan percepatan digitalisasi sektor pos. Direktur Pos Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Gunawan Hutagalung menyatakan akan terus berupaya mempercepat transformasi digital untuk perposan di seluruh Indonesia lewat fasilitasi kebijakan.

"Pos seperti yang disampaikan Pak Menteri tadi harus tetap relevan di dalam industri. Kendalanya kita sekarang ya proses bisnisnya belum bertransformasi secara digital secara penuh, masih menggunakan pendekatan tradisional," tutur usai Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Ops Room Kementerian Kominfo.

Usai dilantik bersama lima pejabat pimpinan tinggi pratama lain, Direktur Gunawan Hutagalung menyatakan penyelenggaraan pos saat ini masih dijalankan secara tradisional. Oleh karena itu, ia siap mendorong proses transformasi di bidang pos agar bisa terdigitalisasi dengan baik. 

"Bisnis online itu belum berkembang secara digital penuh. Ini yang kita didorong. Ditpos akan segera menyelesaikan program terkait dengan masalah kurir, pos, financial inclusion," tegasnya.

Lebih dari itu, Kementerian Kominfo juga akan terus mendorong para penyelenggara pos bertransformasi secara digital. 

"Strateginya kita memfasilitasi. Kita lebih mendorong untuk mereka masuk dan kita menyiapkan berbagai platform digital yang mereka (penyelenggara pos) akan gunakan," jelasnya.

Menkominfo Johnny G. Plate melantik Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Wayan Toni Supriyanto; Direktur Pos Direktorat Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Gunawan Hutagalung; dan Kepala Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Syaharuddin. Kemudian, Inspektur IV Inspektorat Jenderal, Nizam; Inspektur I Inspektorat Jenderal, Ivan Santoso; dan Inspektur III Inspektorat Jenderal, Fajar Budiantoro. 

Acara pelantikan disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Hary Budiarto. Turut hadir Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong, Staf Ahli Menteri Widodo Muktiyo, serta Staf Khusus Menteri Kominfo, Dedy Permadi dan Rosarita Niken Widiastuti.

Sumber: https://www.kominfo.go.id/content/detail/46794/percepat-digitalisasi-pos-kominfo-siapkan-fasilitasi/0/berita_satker

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia businesses turn to digital transformation

With a fast-growing digital economy that is predicted to eventually  dominate  the Southeast Asia region, Indonesia’s digital economy is set to contribute significantly to the nation’s economic growth. Global cloud giants such as AWS and Google Cloud know this, and have announced plans to  deploy cloud regions in Indonesia . But as Indonesia businesses adopt digital technologies, are they looking to the cloud or relying on colocation facilities for their digital infrastructure? State of digital – Wikimedia Commons While there is a tendency for startups to establish their IT systems solely on the cloud due to its low entry cost and scalability, large organizations are likely to continue building data centers because it makes the most economic sense for them, notes Sutedjo Tjahjadi, the managing director of PT Datacomm Diangraha’s cloud business. “[Startups] can use various cloud systems to prototype and quickly get started,” he explained. “Organizations ...

Mengubah blog menjadi mesin uang

You probably know that while visits are nice, leads, well, are so much nicer. Simply put, blogging for the sake of driving more traffic to your website doesn’t cut it any more. You need to find a way to monetize your content. The real value lies in the ability to take this traffic and convert it into real leads, and eventually revenue, for your company. >  Learn how to monetize your content with Roojoom Back in 2014, HubSpot’s research found that marketers who prioritize blogging are  13 x more likely  to enjoy positive ROI. Not surprisingly, the same report found that marketers’ top two business concerns are increasing the number of leads generated, and turning those leads into customers. Once you’ve set your priorities straight, and start blogging at least once a week – if not twice or three times, it’s time to create a clear conversion path from your blog. This will help ensure that any top-of-the-funnel visitors can easily see what the next step is for th...

Antisipasi Risiko Keamanan OT, Schneider Electric Berbagi 4 Prinsip Dasar Cybersecurity

Jakarta, 02 April 2020 – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengungkapkan pentingnya memahami risiko keamanan teknologi operasional (Operational Technology / OT) dan prinsip dasar dalam memperkuat ekosistem digital agar lebih aman, lebih produktif dan lebih efisien untuk mengantisipasi risiko serangan siber (cybercrime) yang semakin tinggi di era revolusi industri 4.0. Tidak hanya itu, Schneider Electric juga menekankan perlunya membangun kerjasama strategis antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, pengamat dan akademisi untuk bersama-sama berkolaborasi memerangi serangan siber. Sekitar 20 miliar objek terhubung ke internet saat ini, dimana objek dan mesin menjadi semakin saling terhubung satu sama lain. Ketika industri global mengintegrasikan teknologi di pusat fasilitas dan operasionalnya, pertanyaan yang kemudian muncul dalam pikiran setiap orang adalah: bagaimana mengamankan lanskap digital yang be...