Langsung ke konten utama

Postingan

Permasalahan yang Dihadapi UKM

Permasalahan yang Dihadapi UKM Pada umumnya, permasalahan yang dihadapi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM), antara lain meliputi: A. Faktor Internal 1. Kurangnya Permodalan dan Terbatasnya Akses Pembiayaan Permodalan merupakan faktor utama yang diperlukan untuk mengembangkan suatu unit usaha. Kurangnya permodalan UKM, oleh karena pada umumnya usaha kecil dan menengah merupakan usaha perorangan atau perusahaan yang sifatnya tertutup, yang mengandalkan modal dari si pemilik yang jumlahnya sangat terbatas, sedangkan modal pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya sulit diperoleh karena persyaratan secara administratif dan teknis yang diminta oleh bank tidak dapat dipenuhi. Persyaratan yang menjadi hambatan terbesar bagi UKM adalah adanya ketentuan mengenai agunan karena tidak semua UKM memiliki harta yang memadai dan cukup untuk dijadikan agunan. Terkait dengan hal ini, UKM juga menjumpai kesulitan dalam hal akses terhadap sumber pembiayaan. Selama ini yang c...

Kadin: Empat kendala penghambat pengembangan UMKM

SURABAYA, kabarbisnis.com: Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), M Rizal menegaskan hingga saat ini, akses pembiayaan masih menjadi kendala utama bagi sebagian besar UMKM di seluruh Indonesia, termasuk Jawa Timur. Untuk itu, perlu penanganan cermat dan cerdas agar mereka bisa lebih mudah mendapatkan pembiayaan. "Dari berbagai program peningkatan daya saing UMKM yang kami lakukan sepanjang 2013, Kadin Jatim mencatat setidaknya ada empat kendala yang dihadapi UMKM, yaitu pembiayaan, teknologi dan inovasi produk, riset pasar dan terakhir inefisiensi. Empat kendala itu harus diselesaikan karena tahun depan sudah implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Jika kita abai, UMKM-UMKM kita akan kelimpungan hadapi persaingan global," ungkap M. Rizal yang juga menjadi Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) dari partai Demokrat di sela penutupan Rapat Pimpinan Provinsi Kadin Jatim di Shangri-La Surabaya, Jum...

Hambatan dan Solusi UMKM di Indonesia

UMKM merupakan usaha mikro,kecil dan menengah. Usaha ini merupakan sumber pendapatan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Unit usaha ini menyerap hampir 90 persen tenaga kerja namun hanya menyumbang 50 persen dari Gross Domenstik Produk. Sangat disayangkan sekali sebab, dari 90 persen tenaga kerja sebenarnya masih bisa menyerap peluang bisnis lebih dari 50 persen. Sebenarnya UMKM ini banyak sekali mengalami hambatan dalam pelaksanaannya. Seperti dalam hal perizinan, sumber daya manusia, promosi dan dalam hal pembiayaan. Faktor-faktor inilah yang menjadi penghambat bagi perkembangan UMKM saat ini. Dalam hal perizinan sebenarnya pemerintah sudah mempermudah dengan pembuatan perizinan dalam satu atap. Masyarakat dapat mengurus pendirian usaha mikro ini di satu tempat saja, tidak seperti dulu harus mondar mandir ke beberapa tempat dalam pengurusan perizinan. Namun, tidak banyak UMKM yang mau mengurus perizinan usaha. Sebenarnya sudah banyak usaha mikro kecil dan menengah yang t...

Permasalahan Usaha Mikro di Indonesia

Permasalahan Usaha Mikro di Indonesia Sebagaimana diketahui dari berbagai studi, bahwa dalam mengembangkan usahanya, UMKM menghadapi berbagai kendala baik yang bersifat internal maupun eksternal, permasalahan-permasalahan tersebut antara lain:  manajemen, permodalan, teknologi, bahan baku, informasi dan pemasaran, infrastruktur, birokrasi dan pungutan, kemitraan . Dari beragamnya permasalahan yang dihadapi UMKM, nampaknya permodalan tetap menjadi salah satu kebutuhan penting guna menjalankan usahanya, baik kebutuhan modal kerja maupun investasi (Sri, n.d). Menurut Dwiwinarno (2008 dalam Haryadi, 2010), ada beberapa faktor penghambat berkembangnya UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) antara lain  kurangnya modal dan kemampuan manajerial yang rendah . Meskipun permintaan atas usaha mereka meningkat karena terkendala dana maka sering kali tidak bisa untuk memenuhi permintaan. Hal ini disebabkan karena keterbatasan kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang tata cara ...

Masalah Utama UKM Indonesia? Ini Kata Ketua IMA

Fenomena banyaknya UKM di Indonesia memang membuat negara ini sedikit tersenyum. Namun, masih terdapat beberapa permasalahan utama yang menjadi kendala bagi perkembangan UKM tersebut. Untuk menjadi UKM yang mandiri dan maju, Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Muhammad Awaluddin mengungkapkan kunci permasalahan saat ini. Seperti apa? “Menelisik permasalahan yang dialami oleh pelaku UKM Indonesia tergolong unik. Jika diajukan pertanyaan, permasalahan mendasar apa yang paling banyak dikeluhkan, pada umumnya mereka akan menjawab ‘permodalan’. Kesulitan akses mendapatkan permodalan atau keterbatasan jumlah modal, mendominasi jawaban dari sekian daftar persoalan,” kata Pria yang akan mengakhiri masa baktinya di IMA, Sabtu (01/08/2015). Lantas apakah cukup solusi keuangan untuk mewujudkan misi di atas? Berbagai pengalaman pelaku UKM yang sukses mengembangkan bisnisnya menyampaikan bahwa faktor pengetahuan  (knowledge) sesungguhnya menjadi persoalan utama. Penget...

Kendala – Kendala yang dihadapi UKM di Indonesia dari berbagai aspek

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tidak pernah lepas dari berbagai kendala,karena memang UKM dibentuk atas berbagai keterbatasan ,misalnya keterbatasan modal dan teknologi.Padahal kita tahu bahwa bagi Negara berkembang seperti Indonesia , yang sektor informalnya masih dominan ,maka keberadaan UKM  justru banyak dibutuhkan kontribusinya dalam pertumbuhan perekonomian secara agregat.Hal inilah yang menjadi tantangan bagi UKM untuk tetap mampu mempertahankan eksistensinya dan mampu berkembang,bahkan mampu menembus pasar internasional di tengah- tengah keterbatasan dan berbagai kendala yang ada.Berikut adalah beberapa kendala dan contoh dari masing-masing kendala yang dihadapi UKM tersebut dari berbagai aspek yaitu aspek teknologi,birokrasi,dan infrastruktur. 1.Teknologi Salah satu kendala utama yang dihadapi Usaha Kecil Menengah adalah kurangnya alih teknologi dan minimnya sumber daya manusia yang berkualitas.Memang tak dapat dipungkiri bahwa keterbelakangan teknologi pada U...

PERLINDUNGAN UMKMK DALAM PAKET KEBIJAKAN EKONOMI JILID 10

PERLINDUNGAN UMKMK DALAM PAKET KEBIJAKAN EKONOMI JILID 10 Penanaman modal dalam dan luar negeri harus bekerja sama dengan UMKMK di 110 bidang usaha – sebelumnya hanya 48. Bukti negara hadir dalam mengatur arus investasi Pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid 10 pada tanggal 11 Februari 2016. Paket kebijakan ekonomi kali ini dimaksudkan untuk memperlonggar investasi dengan meningkatkan perlindungan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK). Peningkatan investasi yang diatur dalam paket kebijakan ekonomi ini adalah investasi yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Peningkatan investasi sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabil, inklusif dan berkelanjutan. Peningkatan investasi juga diharapkan dapat mendorong Indonesia menyesuaikan posisinya agar menjadi basis produksi dan sentra logistik dalam memanfaatkan peluang perluasan pasar. Hal ini tak lepas dari pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta u...