Langsung ke konten utama

Postingan

Saatnya UMKM Indonesia Menembus Eksport

Di Indonesia kontribusi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terbilang kecil, hanya sekitar 14 persen dari total nilai ekspor nasional per tahun. Angka ini berasal dari 64 juta lebih jumlah UMKM. Statistik ini jika kita bandingkan dengan negara jiran Malaysia pun terasa kecil. Disana kontribusi UMKM sudah mencapai 27 persen dari total output, 26 persen dari nilai tambah produksi dan 39 persen dari lapangan kerja. Hebatnya lagi di Malaysia UMKM didominasi oleh kegiatan industry dan manufaktur sebagai bagian dari rantai pasok (supply chain) industry yang lebih besar. Sebenarnya ini berawal dari mindset klasik bahwa UMKM di Indonesia fokus pada pasar dalam negeri dengan jumlah penduduk besar mencapai 269 juta jiwa. Dengan alasan industri kecil rumah tangga, pasarnya tak jauh - jauh dari tetangga, kita terlena dengan uang kecil, melupakan dollar. Pola pikir yang salah yang mesti kita rubah. Caranya dengan melihat keluar pangsa pasar ekspor jauh lebih besar lagi mencapai 7,4...

Holding BUMN yang Sehat, Langkah Tepat Hadapi Persaingan Global

Upaya pembentukan holding atau kluster pada badan usaha milik negara (BUMN) dinilai sangat relevan dan menjadi langkah tepat, termasuk untuk perusahaan dengan kondisi kinerja sehat guna menghadapi persaingan global. Kementerian BUMN berencana melakukan klusterisasai atau holding-isasi, yang dituangkan melalui Peraturan Menteri BUMN No.8/2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara Tahun 2020-2024. Selama periode 2015-2019, Kementerian BUMN telah melaksanakan beberapa program restrukturisasi. Program restrukturisasi tidak terbatas dilakukan untuk BUMN yang tidak sehat, tetapi juga untuk BUMN yang sehat guna meningkatkan skala ekonomi dan daya saing. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin menilai bahwa rencana kerja yang dilakukan Kementerian BUMN sudah tepat. "Saat ini sudah terlalu banyak perusahaan pelat merah yang model bisnisnya sangat mirip. Dan penggabungan pada perusahaan sehat justru sangat baik, karena tantang...

Gandeng Bukalapak, LKPP Siap Digitalisasikan 6,5 Juta UMKM

Pemerintah menargetkan untuk terus mentransformasikan seluruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke arah digital. Hal ini yang kemudian menjadi alasan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mendukung UMKM Go Digital. Dukungan tersebut direalisasikan dengan menggandeng BukaPengadaan, yang merupakan lini bisnis e-procurement dari salah satu perusahaan e-commerce berstatus unicorn di Indonesia Bukalapak. "Pada 2020, kami menunjuk BukaPengadaan sebagai mitra operator guna mendukung program UMKM Go Digital," kata Sekretaris Utama LKPP Setya Budi Arijanta, dalam diskusi virtual, Jumat (19/3/2021). 1. Program Bela Pengadaan Gandeng Bukalapak, LKPP Siap Digitalisasikan 6,5 Juta UMKMIlustrasi e-commerce. IDN Times/Helmi Shemi Dalam programnya yang bernama Bela Pengadaan, Setya Budi berharap pihaknya bersama dengan BukaPengadaan mampu membantu para UMKM yang terdaftar di Bukalapak, terlebih mereka yang terdampak pandemik COVID-19. “Program Bela Pengadaan yang me...

Persaingan Bisnis Makin Ketat, UMKM di Sulut Didorong Optimalkan Teknologi Digital

Bank Indonesia (BI) menargetkan semua pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa memanfaatkan teknologi digital digitalisasi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.  Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat mengatakan UMKM di Bumi Nyiur Melambai ini perlu menerapkan digitalisasi. "Karena itu BI terus mensosialisasikan hal ini supaya digitalisasi ini dapat terealisasi di seluruh UMKM Sulut," kata Arbonas dikutip dari Antara, Jumat (19/3/2020).  Salah satu sosialisasi yang akan dilakukan melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) pada Juli 2021, di mana Sulut merupakan salah tuan rumah pada perhelatan tersebut. "Kegiatannya kita akan buat di terminal baru Bandara Sam Ratulangi, karena memiliki gerai UMKM.  Selain di bandara, kita akan buat juga di sejumlah hotel, bahkan kabupaten kota ikut melaksanakannya," ungkap Arbonas. BI akan mendata berapa UMKM yang akan dil...

Ekspor Perdana, Bea Cukai Bitung Lepas 16,7 Ton Tuna Beku ke AS

 Komitmen Bea Cukai Bitung mendorong peningkatan ekspor membuahkan hasil. Salah satu Industri Kecil Menengah (IKM) di Sulawesi Utara, UD Tomini Bay Seafood, sukses menembus pasar Amerika Serikat (AS). Dalam acara pelepasan ekspor perdana kemarin (4/03), Agung Riandar Kurnianto, Kepala Kantor Bea Cukai Bitung mengucapkan selamat dan mengapresiasi UD Tomini Bay Seafood yang telah berhasil mengekspor 16,7 ton ikan tuna beku ke Amerika Serikat. “Selamat dan sukses kepada UD Tomini Bay Seafood atas ekspor perdana produk perikanan ke Amerika melalui Pelabuhan Hub International Bitung.” ucap Agung Agung berharap keberhasilan UD Tomini Bay Seafood akan menambah semangat pelaku usaha lainnya untuk mengembangkan perusahaan dan mengenalkan produk Sulut ke masyarakat dunia.  Stofel Demus, Kepala Produksi UD Tomini Bay Seafood, mengapresiasi Bea Cukai Bitung yang telah memberikan dukungan dan asistensi. “Kami sangat berterima kasih. Kami rasakan sendiri saat mengurus ke Bea Cukai, sudah ba...

Bantuan Industri Kecil Harus Disertai dengan Pelatihan, DPR Minta Program Ini Digelar Lebih Masif

Anggota DPR RI, Daerah Permilihan Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, dimasa reses persidangan yang berlangsung di bulan Februari hingga Maret 2021, turut mendampingi program pemerintah untuk melatih 45 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah Payakumbuh. Program ini sangat bagus, cuma pemerintah memiliki keterbatasan anggaran sehingga belum terlalu masif. "Program ini adalah ajuan masyarakat di Sumatera Barat yang kemudian kami ajukan kepada Kementerian Perindustrian. Alhamdulillah sebanyak 45 calon dan pelaku IKM di Payakumbuh dapat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang dilaksanakan oleh Kementerian Perindustrian," tutur Nevi dalam pernyataannya, Kamis, 4 Maret 2021. Pembukaan bimtek aspirasi masyarakat dan Anggota DPR RI Komisi VI Nevi Zuairina dari Fraksi PKS itu turut dihadiri oleh Plt. Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin  E. Ratna Utarianingrum secara daring, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi ...

Kemenperin Kembali Gelar Indonesia Good Design Selection

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS) pada tahun ini. Dengan begitu, ajang tersebut sudah 18 kali digelar.  IGDS merupakan penghargaan tertinggi bagi desain produk industri terbaik yang diberikan pemerintah kepada desainer produk industri dan perusahaan industi Indonesia. “IGDS telah melalui perjalanan panjang dalam menghadirkan kekayaan desain produk industri Indonesia. Ajang ini pertama kali diselenggarakan pada 2001 hingga terakhir pada 2020 yang pada 10 Desember 2020 dianugerahkan oleh Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (4/3). Pada Peluncuran IGDS 2021, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, desain produk memberikan nilai tambah signifikan pada produk itu sendiri. Berdasarkan Global Industrial Design Market 2020 Research Report, nilai pasar global dari desain produk indust...